Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Sindikasi : Hary Tanoe Lebih Represif Dari Tentara

Sindikasi : Hary Tanoe Lebih Represif Dari Tentara

(399 Views) April 29, 2017 8:41 am | Published by | No comment

Hary Tanoe ketua Umum Partai Perindo

Surabaya|AWASnews.com – Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif Untuk Demokrasi (SINDIKASI), Menyayangkan akan langkah Bos salah satu Media Nasional sekaligus Ketua Umum partai (perindo), Hary Tanoe. yang melaporkan pimred Media online tirto.id ke Polisi. Karena menayangkan liputan investigasi wartawan Allan Nairn. Yang mencatut namanya dalam sebuah tulisan berjudul ” Ahok Hanyalah Dalih Untuk Makar “.

 

” langkah ini jelas harus di kecam karena sekali lagi menunjukkan adanya kriminalisasi terhadap media ” tulis SINDIKASI dalam rielis persnya pada Acount instagramnya,28/4/17.

 

SINDIKASI menilai bahwa bahwa ada tata cara yang harus ditempuh oleh oknum yang merasa keberatan akan pemberitaan media, yaitu Undang-undang pers Nomer 40 tahun 1999 dimana Dewan Pers adalah lembaga yang dibentuk dan disahkan secara konstitusi oleh Undang-undang, yang juga berperan aktif dalam menyelesaikan persengketaan dalam dunia pers.

 

Hari Tanoe mestinya paham mengenai mekanisme hak jawab ” SINDIKASI menilai bahwa lapor kepolisi itu keliru, kami mengganggap produk liputan Allan Nairn yang diterjemahkan tirto.id jelas produk jurnalistik dan tidak bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik ” tulis Sindikasi.

 

Masih tulis Sindikasi, ” pelaporan ini juga menunjukkan adanya standard ganda mengenai cara Hary Tanoe maupun media-media miliknya dalam kebebasan pers.

 

Menurut catatan sindikasi, di tahun 2014, wartawan Koran Sindo Deny Irawan pernah dilaporkan oleh Calon Legeslatif [ Caleg ] DPRD Banten, Fadil Akbar ke Polres Metro Tangerang. Saat itu media-media milik HT, memberitakan bahwa hal tersebut merupakan kriminalisasi pers.

 

Apa yang dilakukan Hary Tanoe saat ini menurut sindikasi adalah merupakan bentuk kriminalisasi Media. ” dan standard ganda semacam ini hanya akan melemahkan kondisi kebebasan Pers di Indonesia, Dan ini merupakan hal yang ironis, mengingat awal Mei nanti Indonesia akan menjadi tuan rumah, akan peringatan hari World Press Freedom Day. Tutup rielis sindikasi, 28/4/17. [ Jun ]

Laporan : Junaedi
Sumber : IG sindikasi


Categorised in: ,

No comment for Sindikasi : Hary Tanoe Lebih Represif Dari Tentara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.