Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Lagi, Negara dirugikan 200 Milyar Gara-gara korupsi

Lagi, Negara dirugikan 200 Milyar Gara-gara korupsi

(381 Views) Mei 26, 2017 5:21 pm | Published by | No comment

Jakarta|AWAS – Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) telah menetapkan dua perwira yakni, Marsma FA, dan Letkol WW serta seorang bintara tinggi, Pelda SS sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101.

 

Ketiga tersangka diduga telah menggelembungkan harga pengadaan heli ini. Akibatnya, dari anggaran sebesar Rp 738 miliar, keuangan negara diduga dirugikan sekitar Rp 220 miliar

 
“Dari hasil penyelidikan Pom TNI ditemukan potensi kerugian negara Rp 220 miliar dengan basis perhitungan Rp 13 ribu per satu USD,” kata Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dalam konferensi pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (26/5).

 
Dalam mengusut kasus ini, Gatot menyatakan, pihaknya telah memeriksa enam saksi dari unsur militer dan tujuh saksi dari unsur sipil. Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyita uang sekitar Rp 139 miliar yang disimpan di rekening BRI atas nama Diratama Jaya Mandiri sebagai penyedia barang.

 
“Saya yakin uang tunai yang disita akan bertambah, tapi yang sudah berhasil diamankan pemblokiran Rp 139 miliar,” tegasnya.

 
Berdasar penyidikan sementara, Marsma FA merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) barang dan jasa, sementara Letkol WW merupakan pemegang kas. Sedangkan Pelda SS bertugas sebagai penyalur dana pada pihak-pihak tertentu.

 
Penyidikan kasus ini, kata Gatot dilakukan atas kerja sama TNI, KPK, BPK, dan PPATK. Untuk tersangka dari unsur militer akan ditangani Puspom TNI, sementara pihak-pihak dari unsur sipil akan ditangani KPK.


Categorised in: , ,

No comment for Lagi, Negara dirugikan 200 Milyar Gara-gara korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.