Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Sidang Tuntutan Residivis Bandar Narkoba Liely Tedjo Ditunda Lagi, Ini Alasannya

Sidang Tuntutan Residivis Bandar Narkoba Liely Tedjo Ditunda Lagi, Ini Alasannya

(406 Views) Juni 12, 2017 10:36 am | Published by | No comment

______________AWASNEWS.COM

SURABAYA| Liely Tedjo Koesoemo (49) warga Perum Laguna Indah Rievera, Surabaya, terdakwa atas kasus Narkoba Yang kedapatan memiliki 40 butir ineks dan 0,40 gram shabu, hari ini, Senin (12/6/2017) agenda sidang tuntutannya kembali ditunda.

Informasi dihimpun Awasnews.com, ditundanya sidang tuntutan terhadap Bandar Narkoba terhadap terdakwa Liely Tedjo Koesoemo karena rekomendasi tuntutan (Rentut) selama 12 tahun belum diturunkan.

Jaksa Penuntut umum (JPU) Rahmat Harry Basuki, saat dihubungi wartawan melalui ponselnya membenarkan ditundanya akan sidang tuntutan tersebut.

“Benar, sidangnya ditunda lagi, informasinya Majelis Hakimnya sedang ke Jakarta,” terang Jaksa Kejati Jatim tersebut.

Disinggung terkait Rencana penuntutannya (Rentut) belum turun, JPU Rahmat Harry Basuki enggan menjawab.

Rahmat Harry Basuki berencana menuntut mantan terpidana yang pernah nendekam di Penjara selama 10 tahun tersebut dengan tuntutan selama 12 tahun penjara, karena beralasan faktor kasihan.

“Barang buktinya total cuma 16 gram kalau ditimbang. Jadi cukup dijerat pasal 114 ayat (2) tentang Narkotika,” ujar JPU Rahmat Harry Basuki saat dikonfirmasi minggu lalu.

Dalam pembacaan dakwaan sebelumnya, terungkap bahwa Liely Tedjo Koesoemo. ditangkap oleh anggota Unit Berantas BNNP Jatim pada Senin (21/11/2016),silam, sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Ir Soekarno, Surabaya, seusai fitnes di Galaxi mall.

Dari catatan yang dihimpun AWASNEWS.COM, terdakwa merupakan residivis kasus Narkoba pada tahun 2008 dengan barang bukti 1001 butir ekstasi dan 200 gram sabu. Saat itu Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memvonisnya dengan 4 tahun penjara.

Terdakwa yang tidak puas dengan putusan Hakim, melakukan banding di Pengadilan Tinggi Surabaya. Namun dalam putusan diperberat jadi 10 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan penjara.


Berita Terkait

Tags:
Categorised in:

No comment for Sidang Tuntutan Residivis Bandar Narkoba Liely Tedjo Ditunda Lagi, Ini Alasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.