Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Hakim Jatuhi Hukuman Satu Tahun Pada Perempuan Yang Sedang Hamil Tua

Hakim Jatuhi Hukuman Satu Tahun Pada Perempuan Yang Sedang Hamil Tua

(362 Views) Juni 14, 2017 7:55 pm | Published by | No comment

Foto : ilustrasi persidangan

____________AWASNEWS.COM

SURABAYA | – Margaretha Ratna(36), Ibu rumah tangga yang sedang hamil tua ini hanya bisa menangis setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya. menjatuhkan Vonis 1 tahun, 1 bulan Penjara. Lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan tuntutan 2 tahun Hukuman Penjara.

Terdakwa Margaretha dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sesuai dengan yang diatur dalam pasal 374 KUHP. ” Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Margaretha Ratna selama 1 tahun, 1 bulan penjara ” Ucap putusan Majelis Hakim yang diketuai Dwi Sutrisno, Rabu 14/6/17.

Damang Anubowo dari Kejari Surabaya, yang sebelumnya ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum dalam kasus penggelapan dalam jabatan tersebut, digantikan oleh Suparlan dikarenakan jadwal padat persidangan yang dijalaninya.

Mendengar vonis tersebut Suparlan spontan nengamini putusan dengan mengatakan ” Terima yang mulia ” ujarnya.

Terdakwa yang diketahui sebagai karyawan TU Keuangan di SMAK dan TK Santo Yusuf, merasa kurang dengan gaji pokok tiap bulan yang hanya Rp. 1.400.000,- (satu juta empat ratus ribu rupiah) sehingga nekat gelapkan uang yayasan sebesar Rp. 520.038.999. Dalam kuru waktu 2015 sampai dengan tahun 2017.

” Suami saya pekerjaannya cuma satpam, untuk biaya kebutuhan sehari-hari kami kekurangan ” ujar Margaretha.

Rincian akan uang yang digelapkan oleh Margaretha adalah setoran SPP tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 2.479.500,-
Kekurangan setoran tunggakan SPP tahun 2015 -2016 sebesar Rp. 290.869.999,- Kekurangan uang sumbangan tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 64.139.500,- Kekurangan setoran uang sumbangan tahun 2016-2017 sebesar Rp. 124.100.000, Kekurangan setoran uang daftar ulang tahun 2016 -2017 sebesar Rp.4.350.000,-Kekurangan uang daftar ulang tahun 2015-2016 sebesar Rp. 900.000,- Kekurangan uang seragam tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 18.225.000,- Kekurangan formulir pendaftaran tahun 2016-2017 sebesar Rp. 1.925.000,- Kekurangan setoran SPP tahun 2015 -2016 sebesar Rp. 1.050.000.

Sedangkan untuk hasil audit di TK Santo Yusuf  sendiri adalah Kekurangan setoran uang SPP tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 2.440.000,-
Kekurangan uang tunggakan SPP tahun 2015-2016 sebesar Rp. 1.490.000,- Kekurangan uang sumbangan tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 3.625.300,- Kekurangan setoran kegiatan tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 2.100.000,- Kekurangan setoran uang daftar ulang tahun 2016 -2017 sebesar Rp. 200.000, Kekurangan uang seragam sekolah tahun 2016-2017 sebesar Rp. 1.934.000,- Kekurangan setoran uang alat tahun 2016-2017 sebesar Rp. 1.496.700,- Bahwa akibat perbuatan terdakwa sekolah SANTO YUSUF mengalami kerugian sebesar Rp. 520.038.999. dimana uang tersebut oleh terdakwa dipergunakan untuk kepentingan pribadinya. (Junaedi)


Berita Terkait

No comment for Hakim Jatuhi Hukuman Satu Tahun Pada Perempuan Yang Sedang Hamil Tua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.