Menu Click to open Menus
Home » Opini » Seorang Nenek Tinggal Di Gubuk Derita Beratapkan Tenda Biru, Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Seorang Nenek Tinggal Di Gubuk Derita Beratapkan Tenda Biru, Butuh Uluran Tangan Pemerintah

(493 Views) Juli 22, 2017 7:44 am | Published by | No comment

Poto Gubuk Derita Sang Nenek ( MARHUMI) Di Desa Lamurukung

Bone Awas – Kisah Seorang Nenek yang bernama MARHUMI yang tinggal seorang diri digubuk derita beratapkan tenda biru di Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siatingnge Kabupaten Bone Sulawesi-Selatan, dikala malam telah tiba Nenek Marhumi yang hanya beralaskan selembar kain Seperai telah merasakan dinginnya angin malam yang menghembus kedalam tubuhnya selama ini.

Poto Nenek MARHUMI Yang Lagi Sakit-Sakitan Di Pembaringannya

” MARHUMI yang kini tinggal seorang diri pada gubuk derita, sejak sekian lama menderita penyakit yang dialaminya, kini MARHUMIN hanya mendapatkan belas kasihan dari tetangganya dan orang-orang yang melintas disekitarnya.

Salah satu Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM TARGET) Kabupaten Bone, Erwin yang terketuk hatinya kepada Awasnews.Com mengatakan kalau warga Desa Lamurukung ini sudah lama sekali tinggal digubuk derita sebatang kara, dia hanya mendapatkan belas kasihan dari para tetangganya dan orang-orang yang sedang melintas disekitarnya, hal ini dia sangat berharap agar pemerintah menaruh perhatian kepada warganya yang sejak sekian lama sakit-sakitan ”Kata Erwin

Kepala Desa Lamurukung dikomfirmasi Via ponselnya sekitar pukul 13.20 wita, dia mengakui kalau warganya yang bernama Marhumi memang sudah puluhan tahun menderita penyakit kejiwaan dan tinggal seorang diri, dia juga mengatakan kalau Marhumi masuk dalam daftar penerima mampaat seperti Raskin dan mampaat tentang pelayanan kesehatan kalau raskin itu turun yang mewakili menerima adalah Hj. Ros tentangga Marhumi .” Jelas Kades Lamurukung.

Laporan: Idrus


Categorised in:

No comment for Seorang Nenek Tinggal Di Gubuk Derita Beratapkan Tenda Biru, Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.