Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » PHK sepihak pada karyawan PT.PIP terancam digugat

PHK sepihak pada karyawan PT.PIP terancam digugat

(1873 Views) Agustus 6, 2017 12:53 pm | Published by | 1 Comment
Spread the love

SURABAYA | Partini (35) SPG di PT. Pratama Indo Prima (PIP), di PHK secara sepihak oleh pihak perusahaan tanpa diberikan hak-hak nya selaku karyawan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang ketenaga kerjaan.

PT PIP adalah perusahaan industri bidang pembuat alas tidur springbed merk Airland

Meskipun sudah 7 tahun bekerja di PT Pratama Indo prima yang beralamat di jalan tambak sawah industri pergudangan JJ permata jabon blok a 1 Waru Sidoarjo. Partini hanya digaji sebesar 2,6 juta, jauh dari angka gaji minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Tak hanya sampai disitu, jaminan kesehatan, cuti dan juga uang lembur selama bekerja di perusahaan tersebut tidak pernah ia dapatkan.

Sejauh ini perusahaan beralasan bahwa SPG tidak mendapat gaji UMR karena sudah mendapat komisi melalui target penjualan.

Masalah semakin berlarut, Partini dikeluarkan dari perusahaan melalui pesan singkat via Watsapp, ia tak bisa lagi bekerja semenjak tgl (1/8/17) Karena stand penjualan springbed Airland yang ada di Pakuwon Trate Centre (PTC) sengaja digembok oleh pihak perusahaan sehingga Partini tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Atas hal itu Partini menuntut haknya, dan memberikan kuasa pada LBH Perpari untuk menyelesaikan segala permasalahan dan juga akibat hukum yang nantinya akan bergulir.

” Ya saya sudah berikan kuasa pada LBH Perpari, segala akibat hukum yang nantinya bergulir sudah saya pasrahkan pada pengacara ” ujar Partini.


Moh. Hasan SH, Advokat sekaligus Ketua LBH Perpari/dok. Junaedi.

Terpisah, kuasa hukum Partini yakni Moh Hasan SH, membenarkan keterangan dari klien nya tersebut, bahkan sudah berencana layangkan surat somasi pada pihak perusahaan.

” kalau kami melihat dari segi undang-undang nya saja, khususnya UU No 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan, kami melihat memang ada indikasi kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh perusahaan pada Partini ” tegas Hasan saat dikonfirmasi AWASNEWS.COM, Minggu, (6/8/17).

Masih kata Hasan ” paling lambat hari Senin (7/8) kami sudah layangkan surat somasi pada perusahaan baik yang ada di Sidoarjo maupun yang ada di Jakarta, kalaupun masalah tidak segera selesai kami siap tempuh jalur hukum, baik Melalui PHI ataupun Pengadilan Negeri .” Tutup Hasan.

Sementara dari pihak perusahaan sendiri tidak membantah terkait masalah PHK sepihak tersebut, Branch Manager PT. PIP, Renyu nyatakan sudah mencoba lakukan pendekatan secara kekeluargaan pada Partini, namun sampai sekarang masih belum menemukan titik temu.

Renyu juga menyatakan akan merespon segala sesuatunya termasuk langkah hukum yang diambil oleh Partini.

” kalau dari pihak perusahaan sudah melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan Partini. Tapi belum menemukan titik temu. Jika dari pihak partini merasa perlu dengan adanya bantuan hukum, ya kami akan merespon dengan baik ” Ujar Renyu saat dihubungi awasnews.com, Minggu, (6/8/17)

(Junsedi)


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

1 Komentar for PHK sepihak pada karyawan PT.PIP terancam digugat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.