Menu Click to open Menus
Home » Lintas Peristiwa » PSHT Sweping dan kepung Bonek di Stadion

PSHT Sweping dan kepung Bonek di Stadion

(4061 Views) Oktober 4, 2017 7:44 pm | Published by | No comment
Spread the love

JEMBER – (AWASNEWS.com)
Bentrok susulan antara Suporter Sepakbola Persebaya Surabaya “BONEK” dengan Perguruan Silat Setia Hati Terate kembali terjadi.

Insiden bentrok kali ini terjadi di wilayah kab. Jember Jawa Timur, Rabu,(4/9/17) saat kesebelasan Persebaya Surabaya bertanding melawan Persigo Semeru FC. Nampak kelompok dari PSHT melakukan Sweping dijalan – jalan pada pendukung Persebaya.

Dugaan sementara, bentrok tersebut adalah aksi balas dendam atas bentrok di Surabaya (2/9) lalu yang mengakibatkan 2 orang anggota dari PSHT tewas.

Menurut Kapolres Jember, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan PSHT Jember dan beberapa rantingnya untuk menjaga situasi kondusif dengan tidak melakukan aksi balas dendam terkait insiden di Surabaya.

“Kami berharap Jember bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk pertandingan Persebaya Surabaya vs Persigo Semeru FC, namun kemungkinan anggota PSHT yang masih muda-muda tersebut mengabaikan instruksi pimpinannya,” tutur Kapolres.

Sejauh ini, lanjut dia, situasi sudah dapat dikendalikan dan aparat kepolisian melakukan tugasnya dengan maksimal yakni membubarkan massa dan menyelamatkan bonek yang terluka dengan membawa ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Diketahui sebelumnya, sejumlah suporter Persebaya dari Sidoarjo dan Surabaya yang menggunakan mobil dengan Nopol L 7886 A dengan tujuan Pantai Papuma diserang massa hingga sejumlah bonek mengalami luka-luka dan diamankan di Mapolsek Ambulu.

Dilokasi yang berbeda, sekelompok orang yang diduga dari perguruan PSHT melakukan penyerangan terhadap pengendara sepeda motor yang diduga suporter Bonek di depan Puskesmas Balung Lor.

Kemudian, tepat di Jalan Raya Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji sekelompok Bonek berjalan dari arah Balung menuju Jember. Sebelum jembatan Curah Meluwo Rambipuji mereka berhenti karena antre perbaikan jembatan.

Di sana mereka berpapasan dengan kelompok massa yang mengenakan atribut dari Perguruan pencak silat PSHT, Para Bonek ini tiba-tiba dikeroyok dan dipukuli hingga Bonek asal Jember (Kecamatan Jombang dan Kencong) mengalami luka-luka.

Tak hanya berhenti disitu, ratusan massa kemudian mendatangi stadion dan mengepung Suporter Persebaya Surabaya yang saat itu hendak pulang. Namun kejadian tersebut hanya menimbulkan bentrok kecil.

Ribuan bonek yang sudah Tersulut emosi akan aksi pengepungan itu melakukan aksi perlawanan sehingga ratusan massa yang diduga dari anggota PSHT berlarian untuk menyelamatkan diri.

Setidaknya 8 orang mengalami luka-luka akibat bentrok tersebut.

Sementara perwakilan PSHT Jember Jono Wasinudin saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan pihaknya masih bersama Polres Jember untuk menenangkan situasi di lapangan, agar tidak terjadi bentrok susulan.

“Saya masih di lapangan bersama Pak Kapolres untuk memantau dan mengawal, sehingga lebih baik konfirmasinya tidak melalui telepon,” katanya singkat

@amin


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for PSHT Sweping dan kepung Bonek di Stadion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.