Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » JCW Temukan Penyelewengan Dalam Regulasi APBD Jatim 2004-2016 senilai 64 Triliun

JCW Temukan Penyelewengan Dalam Regulasi APBD Jatim 2004-2016 senilai 64 Triliun

(440 Views) Oktober 13, 2017 5:39 am | Published by | No comment

M. Hasan SH (kanan) dan Dr. Sadzali SH Mhum (kiri)/dok. AWASNEWS.com


SURABAYA | ( AWASNEWS.com) Jawatimur Coruption Watch (JCW) mencium adanya indikasi kerugian Negara dalam regulasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim tahun Anggran 2004-2016 senilai 64 Triliun.

Hal itu diungkap langsung oleh ketua JCW, M.Sadzali. Ia menjelaskan bahwa potensi kerugian negara tersebut berupa penyalah gunaan wewenang dan juga adanya indikasi KKN di sejumlah Satuan Perangkat Daerah SKPD.

” Yang paling rentan adalah penyalahgunaan wewenang, dan juga adanya indikasi KKN yang dilakukan oleh beberapa SKPD” tandasnya, saat ditemui AWASNEWS.com di kantornya Jl simpang dukuh I Surabaya.

Masih kata Sadzali, Semua potensi kerugian negara itu ia dasarkan pada hasil audit BPKP Jatim selama kurun waktu 2004 sampai dengan 20016.

Dalam laporan audit BPKP tersebut, pihaknya melihat adanya dugaan, bahwa beberapa jajaran di lingkup SKPD Jatim telah terindikasi menyalahi Undang-undang Nomer I tahun 2004 dan juga UU No 17 tahun 2003.

Untuk itu, pihaknya mengaku telah melaporkan dugaan penyimpangan tersebut kepada komisi pemberantasan korupsi (KPK) di Jakarta semenjak dua bulan yang lalu.

Namun menurut sadzali, KPK masih memerlukan data -data tambahan yang mesti dilengkapi untuk menguatkan laporan tersebut.

” Sudah kami laporkan ke KPK, dua bulan lalu, dan kemarin malam 28/9, kami di hubungi oleh pihak KPK agar melengkapi beberapa berkas untuk tambahan bukti petunjuk ” ujar sadzali.

Sebelumnya, JCW juga sempat melaporkan hal ini pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, namun laporan tersebut sampai sekarang statusnya belum ada perkembangan, hingga Akirnya membawa masalah tersebut pada KPK.

” tahun 2006 Masalah itu sudah kami laporkan pada Kejati Jatim, namun belum ada kejelasan sampai sekarang, itulah kenapa kami melaporkan masalah ini pada KPK” imbuh sekretaris JCW, Moh. Hasan.

Presiden Joko Widodo bahkan pernah menyebutkan bahwa provinsi Jawatimur menempati urutan ketiga sebagai provinsi yang paling banyak mengendapkan dana APBD di Bank pada tahun 2016.@junaedi


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for JCW Temukan Penyelewengan Dalam Regulasi APBD Jatim 2004-2016 senilai 64 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.