Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Transaksikan Tanah Kavling Bodong, CV KAL Terancam Dipolisikan

Transaksikan Tanah Kavling Bodong, CV KAL Terancam Dipolisikan

(2641 Views) November 15, 2017 2:27 pm | Published by | 21 Comments

SURABAYA (AWAS) – Sari 31 tahun warga lamongan, ia merasa di rugikan oleh Pihak dari perusahaan pengembang Property CV Karya Artha Lestari (KAL).

Pengembang Property yang berkantor di jalan Taman Ketampon Ruko Permata Bintoro 36-37 Surabaya itu kini terancam dilaporkan kepada pihak berwajib.

” saya datang ke CV KAL untuk meminta hak saya, tapi pihak perusahaan selalu susah ditemui dengan banyak alasan, kalau tidak ada titik temu dan selalu buntu akan saya laporkan kepada pihak berwajib.” Tegasnya.

BACA JUGA :

• Henry J Gunawan makin terpojok oleh keterangan saksi

Diceritakan oleh Sari, perkara ini bermula saat dirinya membeli sebidang tanah Kavling yang ditawarkan oleh CV. KAL di daerah Watu golong By Pass Krian, Sidoarjo seharga 35 Juta.

pembelian tanah tersebut terjadi sekitar awal tahun 2015 dan telah dibayar lunas

“sudah ber IJB (ikatan jual beli) di hadapan Notaris Eny Wahyuni yang beralamat di kerta Jaya IX C /40″ imbuhnya.

Merasa sudah melakukan pembayaran lunas dan ingin membangun pondasi untuk persiapan rumah, Sari menanyakan akan tanah tersebut dan meminta keabsahan hak miliknya,namun pihak pengembang terus berkelit dengan berbagai macam alasan.

” saya datang ke perusahaan untuk meminta hak saya, tapi pihak perusahaan sulit untuk ditemui dengan banyak alasan” keluhnya.

Hal serupa dialami oleh Pri (42) warga ketintang, ia juga tercatat sebagai pembeli obyek tanah Kavling di daerah Watu golong By Pass Krian, walaupun telah mengantongi IJB dan melunasi pembayaran, akan tetapi obyek dari tanah kavling tersebut masih kabur.

IJB tersebut dilakukan oleh Rachmad Masyhuri dengan Istri nya Dyah Emma Amiani kepada setiap user (pembeli) seperti sari yang mengantongi IJB NO 318/D/VIII/2015

Terpisah, manager CV KAL Hery saat dikonfirmasi akan halnya itu tidak menampik bahwa kedua orang tersebut adalah user dari perusahaannya.

” memang betul mbak sari dan mas pri adalah user kami dan benar membeli tanah di daerah Watu golong krian” terangnya.

Disinggung akan keluhan kedua orang user CV KAL (Sari dan Pri,red) yang ingin mengetahui kejelasan obyek tanah kavling. Hery menjawab diplomatis ia membantah bahwa perusahaannya telah mentransaksikan tanah bodong.” Perusahaan kami tidak seperti itu”.

Untuk mas Pri kata Hery, sudah dikembalikan uang nya, tinggal mbak sari yang nunggu antrian pengembalian uang” tutupnya pada wartawan, Selasa 14 /11/2017.

Jawaban dari Hery yang akan mengembalikan uang pembelian tanah kavling itu secara tidak langsung merupakan bentuk pengakuan kesalahan, dimana obyek tanah kavling yang ditransaksikan oleh perusahaannya tersebut obyeknya Ditengarai masih bermasalah.@Suleman


Tags: ,
Categorised in:

21 Komentar for Transaksikan Tanah Kavling Bodong, CV KAL Terancam Dipolisikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.