Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Dua Pengedar Narkoba Wilayah Sidoarjo Terancam Hukuman Mati

Dua Pengedar Narkoba Wilayah Sidoarjo Terancam Hukuman Mati

(1032 Views) November 23, 2017 10:18 am | Published by | No comment

Melisa dan M. Nizar Ade Irawan /dok. Awasnews,com (junaedi)

SURABAYA (AWAS) – Dua Terdakwa kasus peredaran narkotika Melisa dan M. Nizar Ade Irawan di dudukkan dikursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya,Kamis (23/11). ia diperiksa atas kasus kepemilikan 15 (lima belas) kantong plastik narkotika jenis pil ektacy sebnyak (1.424 butir) dan Shabu seberat 12,30 gram.

Agenda sidang pemeriksaan saksi tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU),  Farkhan Junaedi hadirkan Saksi Penangkap Edi Kuntono dan Arfian Adi Nugroho dari anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Saksi Edi menerangkan, bahwa ia dan timnya sebenarnya memburu tiga orang bandar selain dua terdakwa yang saat ini diperiksa di persidangan.

Satu orang pelaku lainnya itu menurut Edi bernama Zendi, Ia meninggal dunia akibat tertembak oleh Petugas. Karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

” Kami menangkap 3 orang, yang satu melawan saat hendak ditangkap, pelaku akirnya meninggal karena tertembak petugas setelah dibawa kerumah sakit” Terang Edi di hadapan majelis Hakim.

Kasus ini terbongkar akibat laporan dari masarakat, bahwa sering terjadi transaksi narkoba di bunderan waru dekat Cito Surabaya, tepatnya ditempat gelap diseputar area bunderan waru dekat cito, area itu  sering dijadikan tempat trasnsaksi oleh kedua terdakwa.

Kemudian, Pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017, pukul 15:00 WIB. Saksi Edi Kutono dan Arfian Adi Nugroho mendapatkan informasi, bahwa seorang laki-laki yang sudah menjadi target operasi yaitu Zendi ( meninggal dunia) akan melakukan transaksi narkoba di alun-alun Sidoarjo.

Petugas kemudian membuntuti Zendi yang saat itu mengendarai motor matic. Setelah sampai dibelakang kantor DPRD Jl. Dr Soetomo Sidoarjo, Zendi tiba-tiba menghentikan kendaraannya, ditempat yang sama sudah ada kedua terdakwa yang siap menerima barang haram itu dari tangan Zendi.

Saat dilakukan transaksi serah terima barang,  petugas kemudian melakukan peyergapan, namun zendy berusaha melawan menggunakan senjata tajam yang sudah ia persiapkan sebelumnya. Petugas akirnya melakukan penembakan setelah beberapa kali mengeluarkan tembakan peringatan.

Dari tangan terdakwa ditemukan 15 (lima belas) Poket plastik yang berisi Narkotika Jenis Extacy warna hijau dan orange sebanyak 1424 (seribu empat ratus dua puluh empat) butir dengan berat keseluruhan + 500 (lima ratus) gram dan 1 (satu) bungkus lakban hitam yang didalamnya berisi Narkotika jenis sabu dengan berat 12,30 (dua belas koma tiga puluh) gram ,sabu tersebut ditemukan didalam tas warna coklat yang dibawa oleh terdakwa Melisa.

Atas perbuatannya, JPU menjerat terdakwa  menggunkan dakwaan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) perkusor atau pemufakatan jahat menerima atau menjual Narkoba sesuai UU RI Nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati.@Jun


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Dua Pengedar Narkoba Wilayah Sidoarjo Terancam Hukuman Mati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.