Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Ternyata 4’5 Miliar Total Uang Yang Berhasil Disita KPK dalam OTT Di Jambi

Ternyata 4’5 Miliar Total Uang Yang Berhasil Disita KPK dalam OTT Di Jambi

(302 Views) November 29, 2017 4:13 pm | Published by | No comment
Spread the love

Uang tersebut diduga merupakan uang “ketok palu” RAPBD Jambi tahun anggaran 2018

AWASNEWS.COM : Tim Satgas KPK menyita total uang sebesar Rp 4,7 milyar dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jambi.

Uang tersebut diduga merupakan uang “ketok palu” RAPBD Jambi tahun anggaran 2018.

“Jadi total uang yang diamankan adalah Rp 4,7 milyar. Jadi yang di dalam 2 koper itu isinya 3 milyar, yang di plastik hitam itu gabungan dari Rp 400 juta yang ditemukan di lokasi, di dekat restoran, dan Rp 1,3 milyar yang ditemukan di rumah SAI juga di dalam plastik,” kata Febri Diansyah, juru bicara KPK, dalam konferensi pers, Rabu (29/11).

BACA JUGA :

• KPK Sita barang bukti uang 1 miliar terkait OTT KPK di jambi dan Jakarta

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, melanjutkan, konstruksi perkaranya adalah berawal dari aksi anggota DPRD Jambi yang tidak mau menghadiri rapat untuk mengesahkan RAPBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tahun anggaran 2018.

“Sebelumnya diduga sejumlah anggota DPRD berencana tidak akan hadir atau tidak mau hadir dalam rapat pengesahan tersebut karena tidak ada jaminan dari pihak pemprov, dalam hal ini uang,” kata Basaria.

Setelah itu terjadi kesepakatan antara pihak Pemprov dan DPRD Jambi untuk mencari uang dari pihak swasta yang sempat menjadi rekanan Pemprov Jambi.  Uang ini untuk memuluskan atau melicinkan pengesahan RAPBD Pemprov Jambi yang disebut “uang ketok palu”.

Setelah terjadi kesepakatan, pada Selasa pagi (28/11/2017), Wahyudi selaku anak buah Plt Kepala Dinas PUPR Pemprov Jambi, Arfan, memberikan uang sejumlah Rp 3 milyar kepada Asisten Daerah (Asda) III Pemprov Jambi, Saipudin.

Saipudin kemudian memberikan uang tersebut kepada beberapa orang anggota DPRD dari lintas fraksi. Dia memberikan uang sejumlah Rp 700 juta pada pagi hari, kemudian pemberian kedua Rp 600 juta, dan pemberian ketiga Rp 400 juta.

“KPK amankan SAI [Saipidin] dan SUP [Supriono] beberapa saat  setelah penyerahan uang Rp 400 juta di sebuah restoran. Ini restoran di dekat salah satu rumah skait di Jambi, sekitar pukul 14.00 WIB,” katanya.

Dalam OTT ini, KPK menangkap 16 orang, 12 di antaranya ditangkap di Jambi, sedangkan 4 orang lainnya ditangkap di Jakarta pada Selasa (28/11/2017). KPK kemudian menetapkan 4 orang sebagai tersangka.

Keempat tersangkanya adalah Supriono selaku Anggota DPRD Jambi, Erwan Malik selaku Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jambi, Arfan selaku Plt Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Jambi, dan Saifudin selaku Asisten Daerah (Asda) III Pemprov Jambi. Sedangkan sisanya masih sebagai saksi.

KPK menyangka Erwan Malik, Arfan, dan Saifudin sebegai pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Lalu sebagai pihak penerima yaitu SUP [Supriono] disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” kata Basaria.

Sedangkan untuk kepentingan penyidikan perkara ini, penyidik KPK menyengel sejumlah ruangan yakni ruang kerja tersangka Arfan di Kantor Dinas PUPR Pemprov Jambi.

“Ruang kerja RNI [Rinie] di Kantor Dinas PUPR Provinsi Jambi, ruang kerja ARN [Arfan] saat menjadi kabid di Kantor PUPR Provinsi Jambi, dan satu lagi di rumah pribadi SAI [Saipudin] di Jambi,” kata Basaria.@yd/aw


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Ternyata 4’5 Miliar Total Uang Yang Berhasil Disita KPK dalam OTT Di Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.