Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Pemerintah Antisipasi Inflasi Yang Diakibatkan Banyaknya Bencana Alam Di Daerah

Pemerintah Antisipasi Inflasi Yang Diakibatkan Banyaknya Bencana Alam Di Daerah

(358 Views) Desember 3, 2017 7:20 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM : Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengantisipasi dampak bencana alam yang terjadi di berbagai daerah terhadap inflasi. Sebab, terputusnya jalur distribusi dapat meningkatkan harga barang di wilayah yang terisolir. Meski, sejauh ini situasi masih terkendali.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perdagangan Daerah untuk memantau pergerakan harga dan pasokan pangan.

“Jangan sampai terjadi kekurangan pasokan yang dapat berdampak terhadap inflasi secara lokal maupun nasional,” kata Tjahya, (03/12).

Tjahya menyatakan bahwa sejauh ini, cuaca ekstrem dan bencana alam yang terjadi di berbagai daerah belum berdampak signifikan untuk distribusi bahan pokok. Namun, antisipasi telah disiapkan jika terjadi kerusakan yang lebih besar.

Menurutnya, ada beberapa indikator yang memastikan kecukupan pasokan di seluruh wilayah Indonesia. “Daerah-daerah yang terkena dampak banjir masih bisa diakses dengan jalur-jalur darat alternatif,” ujarnya.

Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah memetakan daerah kepulauan yang terkena dampak gelombang atau ombak tinggi, sehingga antisipsi distribusi telah dilakukan sebelumnya. Daerah yang terkena letusan gunung berapi seperti Pulau Bali juga masih bisa dijangkau melalui pelabuhan laut.

Pemerintah juga memperhatikan dampak cuaca ekstrem terhadap pasar rakyat yang jadi sarana distribusi perdagangan. “Sebagai pemasok pangan langsung bagi masyarakat, jika terjadi kerusakan dampk bencana, Kemendag akan melakukan upaya revitalisasi pasar,” kata Tjahya.

Berdasarkan pantauan Kemendag, perkembangan harga bahan pokok di Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak erupsi Gunung Agung masih relative stabil. Antisipasi dini terhadap dampak cuaca ekstrem dilakukan dengan pelaku usaha lokal untuk mencari alternatif distribusi.

Jika dampaknya semakin buruk, pemerintah akan segera turun untuk memasok kebutuhan pangan dan nonpangan kepada masyarakat yang terkena bencana. “Prioritasnya adalah sisi keselamatan korban bencana agar mendapatkan bantuan moral dan material,” kata Tjahya.

Kemendag mengaku siap untuk segera memberikan bantuan berupa tenda utk pengungsi dan bantuan lain yg diperlukan. “Bekerja sama dengan para pelaku usaha seperti yang sering dilakukan apabila ada bencana akibat cuaca ekstrem maupun gunung meletus,” tutur Tjahya.


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Pemerintah Antisipasi Inflasi Yang Diakibatkan Banyaknya Bencana Alam Di Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.