Menu Click to open Menus
Home » Internasional » Paus Fransiskus Dikatakan Bunglon oleh Netizen Karena Menyebut “Rohingya” Saat Berkunjung Ke Bangladesh

Paus Fransiskus Dikatakan Bunglon oleh Netizen Karena Menyebut “Rohingya” Saat Berkunjung Ke Bangladesh

(900 Views) Desember 4, 2017 1:18 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM : Paus Fransiskus Tak berani menyebut ‘Rohingya’ dalam kunjungannya ke Myanmar baru-baru ini, sebelumnya ia juga dikritik oleh para pegiat hak asasi manusia.

Dalam perjalanan pulang ke Roma dari Bangladesh. Paus mengatakan ‘pintu akan tertutup’ jika dia menyebut Rohingya untuk merujuk pada komunitas Muslim yang mengungsi ke Bangladesh karena mengalami kekerasan di Myanmar.

“Jadi saya melihat, dalam pidato saya jika saya menggunakan kata itu (Rohingya), pintu akan tertutup.”

“Namun saya mengangkat situasinya, hak-hak, dan masalah kewarganegaraan dan tak ada yang seharusnya disisihkan, sehingga saya bisa meneruskan lebih lanjut dalam pertemuan pribadi saya,” tambah Paus.

Paus Fransiskus juga menegaskan bahwa dia amat puas dengan pembicaraan yang bisa dilakukannya.

Sebelum kunjungan ke Myanmar, Senin (27/11), Paus pernah menggunakan rujukan ‘saudara pria dan perempuan Rohingya kita’ saat mengecam kekerasan atas mereka.

Fransiskus menjelaskan keputusan tidak menyebut ‘Rohingya’ selama di Myanmar dalam perjalanan pulang ke Roma.

Militer Myanmar menggelar operasi keamanan di negara bagian Rakhine -tempat tinggal mayoritas Rohingya- setelah menuduh kelompok militan Rohingya menyerang sejumlah pos polisi dan militer pada akhir Agustus.

Perwakilan pengungsi Rohingya di Bangladesh menunggu pertemuan dengan Paus, yang menyebut istilah ‘Rohingya’ ketika berada di Bangladesh.

Bagaimanapun Paus menyebut istilah Rohingya di Bangladesh -yang merupakan tujuannya setelah Myanmar- saat bertemu dengan sekelompok pengungsi tersebut di ibu kota Dhaka, Jumat (01/12).

Dan penyebutan Rohingya itu memicu sejumlah komentar di Myanmar, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

“Dia seperti bunglon yang warnanya berubah karena cuaca,” tulis seorang pengguna Facebook yang bernama Aung Soe Lin.

Pengguna lainnya, Soe Soe, mengatakan, “Dia sebaiknya menjadi petugas penjual atau makelar saja dengan menggunakan kata-kata yang berbeda walaupun dia pemimpin agama.”

“Dia seharusnya mengatakan hal yang sama jika dia mencintai kebenaran,” tutur pengguna Facebook bernama Ye Linn Maung.

Namun, keputusan Paus tidak menyebut Rohingya di Myanmar, walau mendapat tekanan dari pegiat hak asasi, Ia dipuji oleh Maun Thway Chun, salah seorang tokoh kelompok beraliran nasionalis di negara Myanmar.@aw-01


Foto: Reuters

Sumber :BBC


Berita Terkait

No comment for Paus Fransiskus Dikatakan Bunglon oleh Netizen Karena Menyebut “Rohingya” Saat Berkunjung Ke Bangladesh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.