Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Lelah Menghadapi Gugatan Warga, Pemkot Surabaya Kerahkan Bala Bantuan Dari Kejaksaan

Lelah Menghadapi Gugatan Warga, Pemkot Surabaya Kerahkan Bala Bantuan Dari Kejaksaan

(295 Views) Februari 21, 2018 3:31 pm | Published by | No comment


AWASNEWS.COM — Benhard Manurung, Kuasa hukum pedagang kaki lima Penghuni lapak di pasar Kedurus menilai Pemkot Surabaya sudah lelah dan kewalahan menghadapi gugatan dari warganya sendiri. Sehingga meminta bantuan pada Kejaksaan negeri Surabaya.

” Mungkin Pemkot sudah lelah dengan banyaknya gugatan yang akir-akir ini banyak dilayangkan Warga sampai harus minta bantuan Kejaksaan” sindir Benhard saat ditemui usia sidang di pengadilan negeri Surabaya, Rabu (22/2).

Menurut Benhard, diturunkan-Nya Tim dari Kejaksaan negeri Surabaya untuk ikut cawe-cawe menghadapi gugatan pedagang kaki lima dianggap sebagai suatu tindakan yang diluar kewenangan dan tidak pro dengan wong cilik.

” Ini gugatan PKL bukan Korporasi yang ingin merampas asset ataupun badan usaha pemerintah, ini mengindikasikan Walikota Risma sudah tidak pro dengan wong cilik lagi” imbuhnya.

Diketahui dalam sidang hari ini, Pemerintah kota Surabaya menerjunkan Tim dari Kejaksaan untuk untuk menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang di layangkan oleh para pedagang kaki lima (PKL) Kedurus.

Hal itu diketahui saat salah satu dari Tim kuasa hukum Pemkot Surabaya mendaftarkan tambahan surat kuasa pada Majelis hakim sesaat sebelum gelar sidang dimulai.

” mohon ijin yang mulia, kami mendaftarkan tambahan surat kuasa dari Kejaksaan ” ujar salah satu Tim kuasa hukum Pemkot Surabaya. Sambil menyodorkan secarik kertas pada Majelis hakim.

Tak hanya mengajukan gugatan PMH pada Pemkot Surabaya , para pedagang PKL Kedurus juga telah melaporkan aksi pemagaran dan Pengerusakan paksa yang dilakukan PT Agra Paripurna pada lapak mereka ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta.

Laporan itu diregister dengan Nomer LP/1426/XII/Bareskrim, pasal 170 dan atau pasal 368 KUHP tentang dugaan tindak pidana perusakan yang dilakukan bersama-sama.

Tak sampai di situ, para pedagang juga berencana melaporkan aksi pengerusakan itu ke kementrian Koordinator bidang politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) karena adanya keterlibatan instansi pemerintah atas eksekusi yang dianggap ilegal.

Laporan itu dilayangkan, akibat rusaknya bangunan lapak dan juga hilangnya barang barang milik para pedagang yang belum sempat di evakuasi, saat PT Agra Paripurna,  melakukan pemagaran atas obyek tanah yang diklaim sebagi miliknya itu.

Dikonfirmasi akan halnya ini, Kuasa hukum PT Agra terkejut dan mengaku tidak mengetahui akan laporan itu” Ha, kami belum tau masalah itu ” singkat Naning, Kuasa hukum PT Agra Paripurna.@Jun


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Lelah Menghadapi Gugatan Warga, Pemkot Surabaya Kerahkan Bala Bantuan Dari Kejaksaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.