Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Kondisi Labil, Tersangka Penggelapan 240 Miliar Gagal Ditahan

Kondisi Labil, Tersangka Penggelapan 240 Miliar Gagal Ditahan

(174 Views) Juli 9, 2018 7:49 pm | Published by | 1 Comment

AWAS – Pelimpahan kasus tahap dua atas tersangka Henry J Gunawan alias Cen Liang di Kejari Surabaya gagal dilakukan, Kejaksaan Negeri Surabaya menyatakan tersangka Henry belum dapat diperiksa lantaran yang bersangkutan kondisinya masih dalam keadaan labil.

Saat dilakukannya pelimpahan tahap dua ini, Tersangka Henry diangkut oleh mobil ambulan dari Rumah Sakit (RS) National Hospital ditemani oleh keluarga dan juga kuasa hukumnya.

” Karena ketika datang dalam kondisi sakit, tentunya yang bersangkutan tidak dapat memberikan keterangan ” Kata Kasi Pidum Kejari Surabaya, Didik Adyotomo pada wartawan, Senin (9/7/18).

Untuk memastikan kondisi Henry, Kejaksaan Negeri Surabaya juga telah memanggil beberapa dokter untuk membuat Second opinion terkait kesehatan Terdakwa.

” Kita sempat manggil dokter untuk membuat second opinion terkait kondisi yang bersangkutan, setelah dilakukan pemeriksaan sekitar 1 jam yang dianalisa oleh tiga tim dokter termasuk dari RS National Hospital sendiri, memang kondisinya dalam keadaan labil” terang Didik.

Menurut Didik, terdakwa saat ini kondisinya masih dalam tahap perawatan RS National Hospital karena mengidab penyakit Jantung ” Catatan medis yang ada di RS National Hospital, yang bersangkutan dalam posisi sedang ditangani karena penyakit jantung” Imbuhnya.

Pelimpahan tahap dua pada Henry kali ini atas laporan dua orang investor pembangunan Pasar Turi,yakni Teguh Kinarto, selaku Bos PT Joyo Mashyur dan Heng Hok Soei alias Asoei yang merupakan owner PT Siantar Top.

Oleh keduanya, Henry dilaporkan ke Mabes Polri dengan laporan dugaan tindak pidana penipuan dan pengelapan, sesuai pasal 372 dan 378 KUHP, krena dianggap mengemplang uang senilai 240 Miliar.@Jun


Berita Terkait

Tags:
Categorised in:

1 Komentar for Kondisi Labil, Tersangka Penggelapan 240 Miliar Gagal Ditahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.