Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Edarkan Dolar Palsu, Ibu Rumah Tangga Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

Edarkan Dolar Palsu, Ibu Rumah Tangga Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

(105 Views) Juli 18, 2018 10:55 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM – Sartiyatun (35), ibu rumah tangga asal Klaten, Jawa Tengah ini terancam hukuman 15 tahun penjara, Karena diduga sebagai salah satu sindikat pengedar uang palsu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wilhelmina Manuhutu menjerat terdakwa dengan dakwaan pasal 245 KUHP tentang mata Uang Palsu. ” Perbuatan terdakwa tersebut diatas sebagaimana di atur dan diancam pidana dalam Pasal 245 KUHP ” kata JPU, membacakan surat dakwaannya.

Mendengar dakwaan JPU, Kusasa hukum terdakwa, Aris Eko Prasetyo menyatakan akan menyampaikan eksepsi atau tanggapan yang akan ia sampaikan pada persidangan pekan depan.

Menurut Aris, eksepsi itu ia ajukan lantaran dakwaan jaksa tidak sesuai dengan fakta penangkapan sebenarnya, dimana kliennya tersebut ditangkap oleh polisi di Klaten, Jawa Tengah. Namun dalam dakwaan jaksa disebutkan tempat dan waktu kejadian tindak pidana itu dilakukan di Jl. Kedurus, karang pilang, Surabaya.

” Tempus delictienya, terdakwa ditangkap dirumahnya, di daerah Klaten, Jawa Tengah. Tapi dakwaan Jaksa ditulis di Jl. Mastrip Kedurus, Surabaya ” terang Aris, Rabu (18/7/18) di Pengadilan Negeri Surabaya.

Dijelaskan Aris, Sartiyatun hanyalah korban, karena pelaku sebenarnya adalah suaminya sendiri ” cerita sebenarnya, dia itu (Sartiyatun,red) tidak mengerti apa-apa, pelaku sebenarnya adalah suaminya. Karena suaminya tidak ada dirumah dia yang akhirnya ditangkap polisi.” Bebernya.

Diterangkan dalam dakwaan JPU, kasus peredaran uang palsu ini dibongkar oleh kepolisian sektor Karang Pilang, Surabaya. Yang menangkap Shalehoden Hares (berkas penuntutan terpisah), didepan SPBU Jl. Mastrip Kedurus, Surabaya. pada Kamis 01 Maret 2018, pukul 20.00 Wib.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp.100.000,- (seratus ribu) sebanyak 319 lembar, serta 2 (dua) lembar uang pecahan 10.000 Dolar Singapura dengan nomor seri BND123972 dan BND124075.

Setelah dilakukan pengembangan, Uang palsu dolar Singapura tersebut diperoleh Shalehoden dari tangan Sunaryo (yang juga dituntut dalam berkas terpisah), sedangkan Sunaryo mengaku mendapatkannya dengan cara membeli dari terdakwa Sartiyatun,sekitar bulan Juni 2016.

” Sunaryo membeli uang Dolar Singapura kepada terdakwa dengan harga Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) untuk 46 lembar dengan nominal uang pecahan 10.000 Dolar Singapura” Ujar JPU.

Menurut JPU, barang bukti milik terdakwa berupa 3 (tiga) lembar uang Dolar Singapura dengan nomor seri A000402, A000403 dan A000404, adalah dolar palsu. Hal itu diketahui mealui surat yang dikirimkan oleh pihak kepolisian Singapura.

Surat yang ditandatangani oleh Lim Han Teck (Kepala Team Kepolisian Singapura) dan Eric Lau (Pejabat otoritas Keuangan Negara Singapura) menerangkan, bahwa terhadap 28 (dua puluh delapan) lembar uang pecahan 10.000 Dolar Singapura tersebut merupakan uang kertas palsu.@rd/Jn


Tags:
Categorised in:

No comment for Edarkan Dolar Palsu, Ibu Rumah Tangga Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.