Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Sumber Harta Gunawan Terkuak Dalam Gugatan PMH Chin-Chin

Sumber Harta Gunawan Terkuak Dalam Gugatan PMH Chin-Chin

(530 Views) Juli 19, 2018 5:32 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM – Indah Ruliyani, mantan  bagian biodata dan keuangan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia  (PJTKI) Jatim Sukses, jalan Tidar No 44, diperiksa sebagai saksi fakta pada sidang gugatan PMH antara Trisulowati Jusuf melawan Gunawan Angkawijaya Cs.

Dalam keterangannya, Indah Ruliyani mengungkapkan bahwa pernikahan Gunawan Angkawijaya dengan Trisulowati alias Chin-Chin tanpa dilakukan perjanjian pemisahaan harta dan sejumlah harta benda milik Gunawan Angkawijaya diperoleh setelah dirinya menikah pada 1997.

“Pernikahan mereka tidak pakai aturan harta terpisah, itu saya ketahui dari surat nikah mereka berdua, ditambah informasi dari pihak Bank. Sedangkan usaha Pak Gun awalnya hanya PJTKI dijalan Tidar No 44. Setelah menikah dengan Bu Chin-Chin mulai ada usaha lain di bidang properti,” ucap Indah Ruliyani atau Ruli diruang sidang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (18/7/2018) siang.

Usaha properti Gunawan Angkawijaya itu, kata saksi Ruli dimulai sejak pertengahan tahun 2002, setelah keluar dari PJTKI akibat bersengketa dengan orangtuanya yaitu Bu Linda Anggraini. Untuk usaha barunya tersebut Gunawan Angkawijaya dan Trisulowati memakai uang tabungan pribadi mereka.

“Tabungan itu didapat saat mereka menggeluti PJTKI,” katanya.

Diceritakan Ruli, dengan modal awal sebesar Rp 3,6 miliar. Gunawan dan Trisulowati membeli tanah dan membangun 21 unit ruko di Jalan Kedungsari No 66 dan laku terjual Rp 18 miliar lebih.

Selanjutnya, uang dari Kedungsari itu langsung dibuat bangun 48 unit ruko di Jalan Kedungdoro sebesar Rp 14 miliar dan laku terjual Rp 46 miliar.

Lalu, modal dari penjualan ruko di Jalan Kedungdoro dipakai untuk proyek 87 unit ruko di Supomo. Modalnya Rp 28 miliar lebih dan hasilnya 116 miliar.

Uang proyek Supomo, untuk membeli tanah di Jalan Blauran No 57 seharga Rp 28 miliar. Kedungturi, Sidoarjo, beli tanah 2012 seharga Rp 17.600 miliar dipasarkan Rp 36 miliar.

Terus proyek atas nama pribadi Gunawan di Jalan Imam Bonjol, Tangerang. Belinya Mei 2012 untuk 90 unit ruko seharga Rp 26 miliar, menghasilkan uang Rp 86 miliar.

Lantas beli tanah atas nama PT Mulia Makmur Sukses Bahagia di Jalan Nginden sekitar Rp 6 miliar. Tanah itu masih kosong. Satu lagi tanah di Jalan Kalideres Jakarta Selatan berhaga Rp 50 miliar.

“Semua tanpa bantuan sama sekali dari orangtua Pak Gunawan yakni ibu Linda atau Pak Sinto. Untuk membangun Empire Palace modalnya didapat dari sisa uang proyek ruko di Supomo plus uang penjualan stand-stand toko emas dan butik dari para calon pembeli Empire. Gedung Empire Palace kan awalnya didesain untuk Mall, Butik dan Stand-Stand toko emas,” pungkas Ruli yang bekerja ikut Gunawan Angkawijaya dan Trisulowati alias Chin-Chin sejak Pebruari 1999 hingga 2016.

Sementa, saksi Narwiyah pada persidangan sepekan yang lalu mengatakan kalau bisnis properti Gunawan dan Trisulowati pertama kali bikin ruko di Jalan Kedungdoro dan di Jalan Kedungsari pada tahun 2002.

“Untuk properti awalnya belum berbadan hukum, modal nekad, masih pakai nama Gunawan Angkawijaya,” kata Narwiyah pada Rabu (11/7/2018).

Setelah itu, keduanya bikin ruko di Waru, di Blauran tahun 2004, di Supomo Jakarta Selatan 2004, di Imam Bonjol Tanggerang, di Karangan, Sidoarjo, Perumahan di Kedungturi Sidoarjo tahun 2014.

“Selanjutnya mereka membangun Empire Palace atas nama PT Blauran Cahaya Mulia, (BCM). Pemegang saham PT BCM adalah Gunawan, Trisulowati dan Agus Suhendro,” lanjut Narwiyah.

Termasuk di Utan Jati Jakarta dan di Nginden Surabaya. Tanah di Utan Jati sudah lunas dan ada PPJBnya. Tanah di Nginden suratnya SHM atas nama PT Mulia Makmur dan Ibu Trisulowati menjabat sebagai Direktur.

“Mereka juga punya tanah yang terkena pelebaran jalan di area sekitaran Gedung Empire Palace. Kebanyakan tanah yang terkena pelebaran jalan itu atas nama Gunawan,” imbuh Narwiyah.

Diketahui, Setelah divonis bebas dan tidak terbukti melakukan pencurian dan penggelapan dokumen pada Rabu 23 Agustus 2017, serta menang gugatan perdata terhadap PT Baluran Cahayan Mulia pada Rabu 18 April 2018. Trisulowati alias Chin-Chin sesuai berkas gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) No. 753/Pdt.G/2017/PN SBY bertanggal 26 September 2017, menggugat ;

1.Ang Jauw Hauw Ming disebut juga Gunawan Angkawidjaja 2.Linda Anngriani 3.Soegiharto Angka Widjaja

4.Wiewiek 5. PT Blauran Cahaya Mulia

6. PT Dipta Wimala Bahagia 7. PT Mulia Makmur Sukses Bahagia 8. Notaris Dini Andriani SH MKn 9. PT Bandara Mega Wiratama 10. Insinyur Raden Avrianda Asmaradian 11.Tony Soetopo Tjitrowiryo 12. PT Karunia Sukses Makmur Bahagia 13. PT Panen Makmur Sukses Bahagia 14. PT Bank Tabungan Negara persero Tbk Cq PT.Bank Tabungan Negara persero , Tbk. Kantor Cabang Sidoarjo 15. PT Bank Central Asia, Tbk 16. Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Barat 17. Kantor Pertanahan Kota Surabaya I 18. Kantor Pertanahan Kota Surabaya II 19. Kantor Pertanahan Kota Tangerang 20. Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo 21. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Cq Direktur Jendral Administrasi Hukum Umum.@Jn


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Sumber Harta Gunawan Terkuak Dalam Gugatan PMH Chin-Chin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.