Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Kader NU Diingatkan Untuk Tidak Terlibat Politik Praktis

Kader NU Diingatkan Untuk Tidak Terlibat Politik Praktis

(133 Views) Agustus 17, 2018 7:30 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Siapapun Pengurus struktural ditubuh NU diingatkan untuk tidak terlibat Politik praktis, Kalaupun ada pihak yang mengaku sebagai kader NU dibebaskan untuk berpolitik karena merupakan hak warga negara, Namun hal itu harus disematkan secara pribadi bukan atas nama kelembagaan.

Pernyataan itu ditegaskan KH. Mustofa Bisri atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Mus. Menurut Gus Mus jama’ah NU sama halnya dengan warga negara Indonesia lain, mereka punya hak politik, memilih atau dipilih, Namun Jagan coba – coba hal itu menjadi ladang berpolitik praktis bagi yang mengaku kader NU.

“Kalau warga NU itu sama dengan warga negara lainnya, punyai hak politk, ya silakan. Yang tidak boleh itu kalau Anda sudah menjadi pengurus NU secara struktural, jangan bawa NU (ke ranah politik). Sampean (secara) pribadi saja (kalau ke ranah politik),” tegas Gus Mus.

Gus Mus menjelaskan, secara organisatoris, NU tidak ada kaitannya dengan partai politik dan tidak berurusan dengan politik praktis. Ia pun mengutip pernyataan Kiai Sahal Mahfud, politik yang dipegang oleh NU adalah politik kerakyatan bukan politik kekuasaan.

“Maksudnya politik kebangsaan, politik kerakyatan, itu yang dianggap oleh NU. Bukan politik kekuasaan atau politik praktis,” lanjut kiai kharismatik pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin Leteh, Rembang ini.

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Jokowidodo telah mendeklarasikan KH. Ma’ruf Amin sebagai salah seorang calon pendampingnya dalam perhelatan Pilpres 2019 mendatang.

Dewan tertinggi Syuriyah NU itu dipilih Jokowi lantaran pihaknya mengaku mendapat masukan dari beberapa partai pendukugnya. Pertimbangan dipilihnya Ma’ruf diaanggap sebagai perpaduan antara Nasionalis-Religius.

Disisi lain, ketua Masyarakat Madura Bersatu (MMB) M Hasan mengatakan, keterlibatan NU dalam politik praktis sulit dihindarkan, hal itu ia dasarkan pada sosok KH Ma’ruf Amin yang juga sebagai Rois Am di Tubuh NU.

” Tentu sulit untuk dikatakan tidak terlibat politik praktis, Karena Ma’ruf Amin adalah pimpinan tertinggi Syuriyah, ” Kata Hasan.

Menurut pandangan Hasan, ruh NU ada pada Suriah sedangkan Tanfidziyah merupakan Tubuhnya. ” Said Aqil Siradj Ketua Tanfidziyah NU, Sedangkan KH Ma’ruf Amin Rois Am NU, ya klop lah” pungkas Hasan.@Jn


Berita Terkait

No comment for Kader NU Diingatkan Untuk Tidak Terlibat Politik Praktis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.