Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Bahan Vaksin Campak Dan Rubella Terbuat Dari Babi Dan Organ Manusia

Bahan Vaksin Campak Dan Rubella Terbuat Dari Babi Dan Organ Manusia

(1563 Views) Agustus 21, 2018 8:53 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Vaksin Campak dan Rubella ternyata diproduksi menggunakan bahan Babi dan organ manusia, Hal itu diketahui dari LP POM Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yang berada di Jakarta.

” LPPOM sudah melakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan ada unsur babi dan organ manusia,” kata Tino, staf MUI Kepulauan Riau, Selasa (21/8/2018).

Kendati demikian, MUI Pusat memperbolehkan penggunaaan vaksin asal India itu, apa bila keadaan dikatakan dalam kondisi darurat, Sesuai Fatwa MUI Nomer 32 tahun 2018 tentang penggunaan Vaksin MR produk Serum Institute of India (SII).

Tino menyayangkan langkah pemerintah yang asal pakai produk tanpa mempedulikan dampak pada salah satu kepercayaan umat muslim tentang halal dan haram.

” Setahu kami di China itu ada vaksin MR yang halal, kenapa pemerintah tidak mengambilnya di sana,” ungkap Tino.

Tino berharap, pemerintah bisa mencarikan vaksin MR halal yang tentunya bisa dan dapat dipergunakan oleh anak-anak muslim.

Terkait fatwa MUI Nomer 32 th 2018. Menurut Tino, fatwa tersebut ditujukan pada para calon jemaah haji, namun ia mengaku lupa kapan waktunya.

Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hasanuddin, mengatakan dalam keterangannya pada Senin malam (21/8/18). Tidak menyebut dasar keadaan darurat yang dimaksudkan.

Pihaknya hanya mengatakan sekarang ini ada kondisi keterpaksaan, belum ada vaksin lain yang halal dan suci, serta ada bahaya jika tak melakukan imunisasi dengan MR.

Lebih lanjut ia menyatakan, hukum penggunaan serum MR adalah mubah.

” Vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII) hukumnya haram karena dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi, namun penggunaan vaksin tersebut dibolehkan (mubah),” sebut Hasanuddin dalam keterangan tertulis.

Meski MUI membolehkan penggunaan vaksin MR untuk sementara, badan tersebut mendorong pemerintah untuk menjamin ketersediaan vaksin halal demi kepentingan imunisasi bagi masyarakat.

Produsen vaksin, menurut Hasanuddin, juga wajib mengupayakan produksi vaksin yang halal dan menyertifikasi halal produk vaksin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Walaupun dihukum mubah (diperbolehkan), Vaksin MR sendiri sampai saat ini masih belum memiliki sertifikat Halal dari MUI.

Kampanye imunisasi MR melanjutkan pelaksanaan fase pertama yang digelar pada Agustus-September 2017 di Pulau Jawa. Saat itu pemerintah menyuntikkan serum kekebalan tubuh kepada 35,3 juta anak.

Kala itu, polemik tentang perlu atau tidaknya vaksinasi marak dibicarakan. Begitu pula halal atau tidaknya vaksin, Kini, hal yang sama kembali terulang.@J1


Berita Terkait

No comment for Bahan Vaksin Campak Dan Rubella Terbuat Dari Babi Dan Organ Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.