Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Kejari Surabaya Ungkap Proses Penangkapan Sumargo, Buronan Yang Sempat Menghilang Selama 3 Tahun

Kejari Surabaya Ungkap Proses Penangkapan Sumargo, Buronan Yang Sempat Menghilang Selama 3 Tahun

(234 Views) Agustus 24, 2018 9:17 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Kejaksaan Negeri Surabaya belum bisa memastikan keterlibatan aktor utama terkait kasus korupsi Mer-II-C, Pihaknya mengaku kapasitas lembaganya adalah terkait putusan kasasi yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kalau masalah itu kita harus lihat asbabunnuzulnya, track recordnya dari awal sampai akhir, kalau tanya Maslah Proses eksekusi si Margo baru saya bisa jawab ” kata Kasipidsus Heru Kamarullah, Jumat 24/8/18.

Dari putusan kasasi tersebut diketahui, Sumargo dinyatakan terbukti bersalah dan diganjar dengan hukuman selama 3 tahun penjara.

Sumargo sempat dinyatakan lepas demi hukum karena masa penahanan yang bersangkutan telah Melawati jatuh tempo saat ia melakukan upaya hukum kasasi.

Setelah menerima amar putusan kasasi Sumargo, terdakwa sempat dipanggil secara patut oleh pihak kejaksaan, namun Sumargo mendadak menghilang secara misterius.

Tidak hanya sumago, seluruh keluarganya bahkan telah hilang seperti ditelan bumi.

” Sudah dipanggil secara patut tapi yang bersangkutan tidak kooperatif” terang Kasi Pidsus, Heru Kamarullah.

Pihak kejaksaan lalu mengambil tindakan dan mengerahkan seluruh SDM yang ada ” Intel, IT semua sumberdaya kita kerahkan” imbuhnya.

Dijelaskan Heru, penangkapan Terpidana Sumargo membutuhkan perjuangan keras, pihaknya mengaku hanya mendapat satu petunjuk lewat salah seorang anggota keluarga Sumargo yang masih tinggal di Surabaya.

” Semua kontak Hp dimatikan, rumahnya yang ada di Surabaya ditinggalkan begitu saja, beruntung ada salah seorang anaknya yang bisa kita jadikan petunjuk” beber Heru.

Lewat petunjuk itu pihak kejaksaan akhirnya dapat mengendus keberadaan buronan yang paling dicari pihak Kejari Surabaya selama 3 tahun itu.

” Kami melakukan pengintaian, selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ” katanya.

Proses eksekusi Sumargo dikatakan Heru, dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat yang bersangkutan adalah buronan yang sangat licin.

Pihak Kejaksaan mengaku sempat meminta bantuan aparat kepolisian untuk membantu pihak kejaksaan melakukan eksekusi.

” Kami datang ke Polsek setempat, jadi yang mengetuk pintu rumah Sumargo pertama kali adalah Babinkantibmas, setelah ada kepastian yang bersangkutan berada dirumah baru tim kami masuk ” ungkap Heru.

Seperti diketahui sebelumnya, Sumargo berhasil ditangkap petugas kejaksaan ditempat persembunyiannya di Desa Kunci, Kecamatan Dander, Bojonegoro, pada Rabu malam (22/8/18) pukul 20:00 WIB.

Peran Sumargo dalam kasus korupsi ini adalah sebagai penyambung lidah pada 40 orang warga pemilik lahan, ia ditunjuk oleh Olli Faisol, Selaku satgas pembebasan lahan yang juga merupakan staf PU Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya.

Kasus ini bermula dari pelepasan lahan sepanjang 1,6 kilometer menggunakan 300 persil dengan luas 1,2 hektare. Dana pelepasan tanah itu Rp 30 miliar. Dalam data 2011 dan 2012, ada 163 persil yang berhasil dibebaskan.

Dari jumlah tersebut, terdapat 40 persil data bangunan yang harganya telah digelembungkan. Kelebihan pembayaran di tiap persil berbeda-beda. Penyidik menaksir kerugian negara secara kasar sebesar Rp 8 miliar.@ [Jun]


Berita Terkait

No comment for Kejari Surabaya Ungkap Proses Penangkapan Sumargo, Buronan Yang Sempat Menghilang Selama 3 Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.