Menu Click to open Menus
Home » Politik » Anggota Banser Surabaya Ditantang Duel Gegara Sebut FPI Islam Ta*

Anggota Banser Surabaya Ditantang Duel Gegara Sebut FPI Islam Ta*

(662 Views) Agustus 28, 2018 5:45 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Tantangan duel pada salah satu oknum yang diduga dari anggota Banser Surabaya mulai bermunculan. Tantangan duel itu terkait kata penghinaan FPI “Islam Ta*.”

Oknum pengumpat kata kotor itu diketahui bernama Farid, Ia menyebut FPI adalah Islam Ta* (Kotoran), saat ikut melakukan pembubaran acara deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan, Surabaya, (26/8).

Kecaman dan tantangan duel disampaikan oleh Ketua Yayasan Yadin Pinang Tangerang, Ustadz Bukhori Al Arobbi.

Walaupun bukan merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI), dirinya mengaku akan membela dan siap bertarung dengan Farid mewakili FPI.

Pernyataan tersebut disampaikan Ustadz Bukhori dalam video yang diunggah oleh akun @gemacan pada Selasa (28/8/2018).

Dalam video, Ustadz Bukhori menyebut bersedia membelikan tiket pesawat Tangerang-Surabaya berduel dengan Farid.

Walaupun ditegaskannya pintu maaf masih terbuka apabila Farid bersedia meminta maaf karena telah menistakan agama Islam. (https://twitter.com/Gemacan70/status/1033994890298839040)

“Kita semua memperbaiki diri, bahwa kalau pilihan kita berbeda, oke. Kalau ijtihad politik kita berbeda, kita harus akui. tapi ketika antum (Farid) membawa-bawa Islam, mengecap Islam Tai dan sebagainya, apalagi sampai menantang-nantang FPI segala macem, itu buat mas Farid yang ada di Surabaya, kalau antum bersikeras mencari FPI, FPI ada di Lombok, biar saya aja yang mewakili FPI berhadapan dengan antum,” jelas Ustadz Bukhori.

Selain Ustadz Bukhori, tantangan duel juga datang dari Sampang, Madura.

Dilansir Pojoksatu.id, Seorang pria bernama Candra menyatakan siap meladeni tantangan tersebut. Candra mengaku sebagai keturunan bajingan.

Melalui video singkat yang diunggah di akun Facebook, Candra mengatakan, orang Madura menitipkan salam untuk oknum Banser yang menantang FPI dan menyebut Islam ta*.

“Saya bukan keturunan kiyai, bukan keturunan ulama, bukan keturunan ustadz. Saya keturunan bajingan,” ucap Candra.

Candra mengaku tak terima dengan pernyataan oknum Banser yang menyebut Islam tai. Karena itu, Candra menerima tantangan oknum tersebut untuk duel.

“Saya ajak duel Banser yang bilang Islam itu tai. Duel sampai mati. Saya orang Madura, Sampang,” tegasnya.

Menurut Candra, sepatutnya Banser menjaga ulama, menjaga agama, bukan malah ceplos ceplos mengatakan Islam dengan sebutan kotoran.

“Kalau kamu berani, jangan kamu bilang Islam ta*, Saya bukan ikut FPI. Jangan cari FPI, cari saya. Duel sampai mati,” katanya.

“Apa kamu tak punya agama, kamu tak ada malu. Kamu mungkin tidak keluar dari rahim ibumu, mungkin tapi keluar dari batu,” pungkas Chandra.

Tantangan serupa datang dari Cilacap Jawa Tengah. Seorang pria bernama Edi mengaku siap meladeni tantangan oknum Banser yang mencari FPI dan menyebut Islam ta*.

“Saya Edi dari Cilacap akan menantang saudara Farid. Saya tidak terima kalau kamu mengatakan Islam kayak ta*. Kamu benar-benar orang bodoh. Kalau kamu benar orang Islam, gak mungkin kamu menjelakkan agamamu sendiri,” ucapnya dalam video singkat yang diunggah di akun Facebook Abi Kamilah.

“Farid, saya tantang kamu, datang ke Cilacap. Saya biayai kamu berapa pun. Saya di samping Nusakambangan,” pungkasnya.@ [J-1].


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Anggota Banser Surabaya Ditantang Duel Gegara Sebut FPI Islam Ta*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.