Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Kajari Gresik Umumkan Penetapan Tersangka Kadinkes Mohammad Nurul Dholam

Kajari Gresik Umumkan Penetapan Tersangka Kadinkes Mohammad Nurul Dholam

(111 Views) Agustus 29, 2018 12:26 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik Mohammad Nurul Dholam, resmi menyandang status tersangka, penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Pandoe Pramoekartika.

“Hari ini Kepala Dinas Kesehatan (Gresik) resmi kami tetapkan sebagai tersangka, Penetapan ini berdasar dari sejumlah barang bukti yang kami temukan.” ujar Kajari Gresik, Selasa (28/8).

Dijelaskan Pandoe, pihaknya telah melakukan sejumlah pemeriksaan. Mulai dari kepala Puskesmas hingga Pejabat dan Staf Dinas Kesehatan Gresik.

Dari hasil penyidikan ditemukan adanya kerugian Negara senilai Rp. 2,451 Miliar dalam kurun waktu selama dua tahun.

Meski sudah ditetapkan tersangka, Kejari Gresik masih kesulitan melakukan penahanan pada tersangka M. Nurul Dholam. Sebab, saat dipanggil tim penyidik kejari Gresik, yang bersangkutan beralasan Sakit Jantung.

Pihak kejaksaan lalu melakukan pengecekan langsung ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Hasilnya, tidak ada gangguan serius di bagian jantung. Sehingga, masih kata Pandoe, tersangka tidak harus menjalani rawat inap.

“Kami akan melayangkan surat panggilan ulang kepada tersangka. Dia (Nurul Dholam, Red) akan dimintai keterangan,” tegasnya.

Bila masih mangkir, Pandoe menambahkan, pihaknya mempunyai hak untuk melakukan panggil paksa. Makanya itu, pihaknya masih melihat kemungkinan yang terjadi.

“Kalau sampai tiga kali mangkir terpaksa panggil paksa,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik, telah menggeledah kantor Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Moh. Nurul Dholam.

Selain kantor Dinas, Penyidik juga menggeledah kediaman Nurul Dholam di Jalan Manyar, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

Penggeledahan di dua lokasi tersebut terkait kasus dugaan penyelewengan dana kapitasi BPJS untuk puskesmas yang dipotong oleh Dinkes Gresik.

Dana kapitasi merupakan besaran pembayaran per bulan yang dibayar dimuka kepada FKTP berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.

Total ada 32 puskesmas di Kabupaten Gresik yang anggarannya telah dipotong secara tidak jelas oleh Tersangka, Modusnya setiap dana BPJS di Puskesmas cair dipotong 10 persen oleh Dinas Kesehatan.@ [J-I].


No comment for Kajari Gresik Umumkan Penetapan Tersangka Kadinkes Mohammad Nurul Dholam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.