Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Munaslub IPHI Di Jakarta Disebut Sebagai Era Kebangkitan

Munaslub IPHI Di Jakarta Disebut Sebagai Era Kebangkitan

(136 Views) September 12, 2018 11:12 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Munaslub Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) di Jakarta pada 7-9 September 2018, dikatakan sebagai era kebangkitan IPHI setelah hampir vakum selama Dua dekade.

Humas DPD IPHI Jawatimur Fariji mengatakan, Sebanyak 20 pengurus DPD IPHI seluruh Indonesia menghadiri munaslub itu. Hal tersebut menurut Fariji diluar prediksinya.

” Luar biasa antusiasme peserta, di Jatim saja ada 47 orang anggota dari seluruh pengurus DPD dan juga DPC ” terang Fariji, Rabu (11/9/18).

Empat Puluh Tujuh (47) anggota yang hadir itu menurut Fariji tersebar dari berbagai daerah di Jatim, diantaranya ialah, Surabaya, Gresik, Tuban, Banyuwangi dan Juga Bondowoso.

Dalam pengurusan DPD IPHI Jatim, R. Henry Rusdijanto terpilih sebagai ketua DPD. Sedangkan H. Soemarso menjabat sebagai wakil.

Pengukuhan kedua petinggi IPHI Jatim itu digelar saat Munasda IPHI Jatim di Pacet Jawatimur, pada Agustus 2018 lalu.

Setelah dikukuhkan, DPD IPHI Jatim lalu membentuk kepengurusan IPHI Masa bakti 2017-2022 di Hotel Wyndam, Surabaya pada 19 Agustus 2018.

Sementaa itu, Dalam munaslub di Jakarta, anggota senior IPHI Yan Junada Saputra ditetapkan sebagai Ketua Umum. Ia terpilih setelah semua anggota IPHI diberikan kesempatan untuk memilih dengan sistem “One Man One Vote.”

Sekitar 300 anggota IPHI melalui Voting mayoritas memilih Yan Juanda Saputra.

Sterring Comitte (IPHI) Nudirman Munir menyatakan untuk masa jabatan Ketua Umum dalam Munaslub tersebut diputuskan dibatasi hanya dua periode, yakni maksimal menjabat selama 8 tahun.

Munaslub di Jakarta tersebut, digagas tiga Perwakilan DPD fungsionaris yang ada ditubuh IPHI, diantaranya ialah DPD DKI Jakarta, DPD Jawatengah dan DPD Jawatimur.

Tiga pengurus DPD Fungsionaris itu menolak dan tidak mengakui semua bentuk kepengurusan yang dibuat dalam Munas di Surabaya, yang digelar pada 14-16 Agustus 2018.

Diketahui sebelumnya, Pada tahun1987 Pemerintah memberikan izin pendirian Ikatan Penasehat Hukum Indonesia ( IPHI ) sebagai wadah bagi para pengacara praktek.

IPHI didirikan di Surabaya dan diketuai oleh Abdul Azis Muhammad Bahlmar.

Pendirian IPHI didasarkan pada dikotomi antara advokat dan pengacara praktek. Keberadaan Ikadin yang saat itu menjadi wadah tunggal disebut hanya mengakomodasi para advokat dan tidak memberi ruang pada para pengacara praktek.@ [J-N].


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Munaslub IPHI Di Jakarta Disebut Sebagai Era Kebangkitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.