Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Kuasa Hukum Eduard Rudy Sebut Laporan Pada Kliennya Dipaksakan

Kuasa Hukum Eduard Rudy Sebut Laporan Pada Kliennya Dipaksakan

(151 Views) September 19, 2018 8:17 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Taufan Hidayat SH., MH., salah satu tim kuasa hukum terdakwa Ir. Eduard Rudi Suharto SH., yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang sebesar 3,9 miliar milik Dian Sanjaya, mengaku laporan yang dituduhkan terhadap kliennya terlalu dipaksakan dan jelas mengada-ada.

Pada sidang yang digelar diruang Sari 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan Ketua Majelis Hakim Maxi Sigarlaki SH., MH., dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurochman dari Kejaksaan Tinggi Jawa timur, kali ini masuk pada agenda pembacaan nota keberatan (Eksepsi) dari kuasa hukum Rudi. (19/09/2018).

Dalam eksepsinya, Taufan mengatakan bahwa seharusnya kasus yang memaksa kliennya (Rudi) menjadi terdakwa, masuk pada ranah perdata bukan masuk pidana,”Lebih lanjut menurut Taufan, seharusnya upaya hukum yang tepat terkait wan prestasi yang dilakukan kliennya adalah melalui pemeriksaan di persidangan, berdasarkan hukum acara perdata, bukan hukum acara pidana.

” Seharusnya ini masuk pada ranah perdata karena terkait wan prestasi, kalau ke pidana saya rasa ini seperti terlalu dipaksakan dasar hukumnya. ” tegas Taufan usai persidangan.

Dalam kasus ini, menurut kuasa hukum yang tergabung dalam Kantor Hukum ” Wirjohardjo dan rekan ” tersebut, pengembalian uang Dian Sanjaya oleh kliennya (Rudi) dan sudah adanya penyelesaian dengan adanya surat perjanjian yang dibuat oleh kedua belah pihak seharusnya tidak perlu sampai ke ranah hukum. Apalagi sudah ada surat pencabutan laporan kepolisian yang dilakukan oleh Dian.

” Permasalahan ini kan awalnya terkait kerja sama dan sudah ada penyelesaian, jadi kalau masuk perkara pidana sangat-sangat dipaksakan. Kalaupun dituntut pastilah Onslugh. ” pungkas Taufan.@ [Jun]


Berita Terkait

No comment for Kuasa Hukum Eduard Rudy Sebut Laporan Pada Kliennya Dipaksakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.