Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » WARGA DELTASARI VS PT DAMAI PUTRA GROUP – WARU SIDOARJO

WARGA DELTASARI VS PT DAMAI PUTRA GROUP – WARU SIDOARJO

(148 Views) September 19, 2018 6:30 am | Published by | No comment

Sidoarjo awasnews.com – Warga sudah tidak sabar lagi dengan kelakuan PT Damai Putra Group terhadap hak-hak warga perum deltasari terkait fasum yang seharusnya dimiliki oleh semua warga perum deltasari, namun hak-hak tersebut cukup alot diterima oleh pihak pengembang utk memberikan fasum itu kepada warga. Pengembang diduga lebih berat kepada bisnisnya utk menguasai tanah di wilayah kelurahan waru dan kelurahan ngingas untuk dijadikan perumahan lagi daripada fasum untuk warga. Rabu (18/09)

Dalam Permendagri pasal 22 ayat (3) No. 9 tahun 2009 maka diwajibkan memperbaiki dan memelihara fasilitas tersebut sehingga pemeliharaan dan pendanaan fasilitas-fasilitas tersebut menjadi tanggung jawab pengelola.

Berdasarkan uraian diatas, dapat dikatakan bahwa pemakaman sebagai salah satu sarana perumahan dan pemukiman, yang dibutuhkan oleh semua warga manapun dan merupakan suatu kewajiban yang seharusnya diperjanjikan juga oleh pembangun atau Pengembang untuk menyediakan buat warga di perumahan. Dalam pasal 134 UU No. 1/2011, dikatakan bahwa “setiap orang dilarang menyelenggarakan pembangunan perumahan, yang tidak membangun perumahan sesuai dengan kriteria, spesifikasi, persyaratan, prasarana, sarana, dan utilitas umum yang diperjanjikan.

Dalam hal ini terdapat suatu janji oleh pembangun perumahan yang dinyatakan dalam iklan atau promosi penjualan dengan pernyataan bahwa perumahan tersebut akan dilengkapi dengan sarana pemakaman, tidak direalisasikan, maka secara hukum pembangun perumahan tersebut telah melanggar hukum dan UU yang berlaku.

Pengembang melanggar Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (“UU Perlindungan Konsumen”). Pasal 8 ayat (1) huruf f UU Perlindungan Konsumen mengandung suatu ketentuan yang menyatakan bahwa pelaku usaha dilarang untuk memproduksi atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan atau jasa.

Berdasarkan Pasal 62 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen, pelaku usaha yang melanggar ketentuan Pasal 8 UU Perlindungan Konsumen dapat dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar Rupiah).

Banyak lahan fasum raib dan lepas pantauan dari mata warga. Oleh karna itu kami atas nama Forum Kerukunan Lintas RW Detasari, melaporkan pihak pengembang semena-mena terhadap hak-hak kami sebagai warga Negara Asli Pribumi, ternyata diabaikan oleh pihak PT Damai Putra Group terhadap warga perum deltasari. Ungkap (MG).

Apa yang kami sampaikan ini bagian dari resume surat DPRD Tk I Jawa Timur saat hearing dengan Komisi A dgn landasan UURI, PERDA & Perbup sebagai Rujukan kekuatan Hukum bahwa Warga berhak atas fasum yang telah dihilangkan oleh pihak Pengembang. Untuk memperkuat bukti-bukti yang dibutuhkan oleh kami maka kami menggunakan tenaga ahli ukur independen terhadap lahan yang raib tersebut, dan walhasil yang kami dapatkan 3Ha lebih raib sudah berupa jadi rumah baru lagi. pungkas (MG). – (Bersambung) @Rs


Categorised in:

No comment for WARGA DELTASARI VS PT DAMAI PUTRA GROUP – WARU SIDOARJO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.