Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Saksi Bongkar Leny Tidak Pernah Mengajukan Permohonan PKPU/Pailit Pada PT Gusher Tarakan

Saksi Bongkar Leny Tidak Pernah Mengajukan Permohonan PKPU/Pailit Pada PT Gusher Tarakan

(79 Views) September 21, 2018 6:38 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Mariyati (42), Salah seorang saksi yang dihadirkan kuasa hukum Mayjend (Purn) Gusti Syaifuddin menyatakan bahwa Leny tidak pernah memberikan kuasa kepada pihak manapun untuk mengajukan PKPU/Pailit Pada PT Gusher Tarakan.

Pernyataan itu diungkap saksi dalam sidang lanjutan terkait gugatan lain-lain dalam perkara PKPU/Pailit PT Gusher Tarakan di Pengadilan Niaga PN Surabaya, Kamis (20/9/18).

Saksi merupakan pegawai atau staf dari Notaris Yeni Agustinah. Ia mengaku sebagai pihak yang mengetik pernyataan Leny, bahwa dirinya tidak pernah mengajukan permohonan gugatan PKPU/Pailit pada PT Gusher Tarakan.

” Saya yang mengetik akte pernyatan ibu Leny, bahwa ia tidak pernah membuat surat kuasa untuk mengajukan permohonan pailit atas nama pribadi ” Ungkap Saksi.

Pernyataan yang dilegalisasi oleh notaris Yeni Agustinah itu dibuat Leny, setelah dirinya mengetahui adanya seseorang bernama Fahrul Siregar yang mengaku menjadi kuasa hukumnya untuk mengajukan permohonan PKPU/Pailit pada PT Gusher Tarakan pada 2017 silam.

Dari informasi yang dikumpulkan,Fahrul Siregar, tercatat sebagai Warga Jl. Nusantara Raya No.205 RT. 04 RW. 09 Kelurahan Beji, Depok Utara, Jakarta Selatan. Ia mengajukan gugatan permohonan PKPU/Pailit pada PT Gusher Tarakan seolah-oleh telah mendapat kuasa dari Leny untuk melakukan gugatan.

Mengetahui hal itu, Leny lalu melaporkan Fahrul ke pihak kepolisian dengan laporan sangkaan tindak pidanana pemalsuan sesuai pasal 263 KUHP.

Laporan dugaan tindak pidana itu telah diregister oleh Polda Jatim dengan Nomer LP/1245/X/2017/UM/SPKT Polda Jatim.

Kini Laporan itu ditangani oleh Polrestabes Surabaya, karena pihak Polda Jatim telah melimpahkan berkas itu di Polrstabes Surabaya.

Diketahui sebelumnya, PT Gusher Tarakan pada 24 Februari 2017 silam, telah digugat oleh Fahrul siregar yang mengaku sebagai kuasa hukum Leny.

Sedangkan Leny bukanlah kreditur dari PT Gusher Tarakan, melainkan hanya salah seorang pemilik stand di Grand Tarakan mall (GTM), Yakni Sebuah mall di kota Tarakan, Kalimanatan Utara, yang dikelola oleh PT Gusher.

Gugatan itu dilayangkan fahrul pada PT Gusher dan dialamatkan pada Hendrik Hakim dan Steven Hakim, seolah – olah sebagai pihak direksi yang berhak mewakili PT Gusher Tarakan di Pengadilan.

Padahal, Steven Hakim dan Hendrik hakim bukan lagi sebagai direksi di tubuh PT Gusher Tarakan karena sudah di pecat sesuai dengan hasil Rups tahun 2016.

Hasil Rups tersebut telah dilegalisasi oleh notaris Yeni Agustinah dengan memuat susunan direksi baru, yakni Direktur Utama di Jabat oleh Mayjend (purn) Gusti Syaifuddin, dan posisi direktur dipegang oleh Agus Tony, sedangakan Komisaris dijabat oleh Deny Mardani.

“Para direksi inilah yang sejatinya berhak mewakili PT Gusher Tarakan di dalam maupun diluar pengadilan bukan Hendrik dan Steven yang nyata-nyata Sudah dipecat,” Ungkap Benhard Manurung, Kuasa Hukum Mayjend (Purn) Gusti Syaifuddin.

Susunan direksi baru PT Gusher Tarakan itu telah disahkan oleh kementrian hukum dan Ham, melalui surat pemberitahuan yang dilayangkan Kemenkum HAM pada Notaris Yenny Agustinah pada 15 Maret 2016.@ **


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Saksi Bongkar Leny Tidak Pernah Mengajukan Permohonan PKPU/Pailit Pada PT Gusher Tarakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.