Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Korupsi Investasi PT. Pertamina Rugikan Keuangan Negara Rp. 568 Miliar

Korupsi Investasi PT. Pertamina Rugikan Keuangan Negara Rp. 568 Miliar

(80 Views) September 24, 2018 7:28 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Kejaksaan Agung menegaskan kerugian negara akibat dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada tahun 2009 mencapai Rp568 miliar.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) M. Adi Toegarisman menyebutkan investasi Pertamina di BMG itu telah merugikan negara atau pembelian tetapi tidak membawa hasil.

“Rangkaian peristiwa hukumnya tidak saya jelaskan secara detail, tetapi yang pastinya itu tidak berjalan tanpa adanya penelitian dan persetujuan dewan komisaris, itu tidak dilakukan,” ujarnya di Kejagung, Senin (24/9/2018).

Ia menjelaskan bahwa PT Pertamina melakukan langkah akuisisi atau investasi yang berada di BMG Australia dengan penawaran investasi berdasarkan dari ROC Oil Company Ltd. di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia yang seharusnya diproses berdasarkan ketentuan Pertamina dengan penelitian apakah layak dilakukan investasi.

“Sebetulnya sudah dibentuk tim peneliti itu. Namun, ketika proses transaksi, tetap berjalan,” katanya.

Adi menerangkan bahwa pintu masuknya investasi Pertamina ada pada direktur hulu yang waktu itu dilakukan oleh tersangka lainnya.

“Proses ini tanpa hasil penelitian dan tanpa ada penilaian risiko, dan itu tetap berjalan dan akhirnya disetujui dan dilaksanakan investasi ini oleh direktur utama yaitu saudara Karen yang kami lakukan penahanan sore ini,” katanya.

“Untuk selanjutnya kami akan menyelesaikan berkas ini dan melakukan pelimpahan untuk tindak lanjut diserahkan ke pengadilan,” katanya.

JAM Pidsus menyatakan bahwa Karen Agustiawan ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur selama 20 hari ke depan terhitung dari 24 September 2018.

“Diperlukan tindakan upaya paksa untuk penahanan, yang jelas maksud dan tujuannya sudah memenuhi syarat subjektif dan objektif. Penahanan ini berdasarkan usulan dari tim penyidik,” katanya.

Dalam perkara itu, penyidik tetapkan empat tersangka, yakni Mantan Direktur Utama PT Pertamina, Karen Galaia Agustiawan. Sedangkan tiga tersangka lainnya yakni Chief Legal Councel and Compliance, Genades Panjaitan dan mantan Direktur Keuangan, Frederik Siahaan serta mantan Manager Merger & Acquisition (M&A) Direktorat Hulu PT Pertamina berinisial Bayu.

Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.@ [Hanter]


Berita Terkait

No comment for Korupsi Investasi PT. Pertamina Rugikan Keuangan Negara Rp. 568 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.