Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Korban Dana Talangan Sebut Diintimidasi Dengan Kata Sara Dan Penistaan Agama

Korban Dana Talangan Sebut Diintimidasi Dengan Kata Sara Dan Penistaan Agama

(77 Views) September 27, 2018 8:37 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Hadi Sutrisno, yang mengaku sebagai korban dana talangan dari Agus Mulyono mengungkap, adanya dugaan intimidasi yang dilakukan Agus melalui pesan singkat WhatsApp yang dilayangkan pada putrinya, Novita Wulansari.

Selain intimidasi, bunyi pesan watsap Agus, yang dikirimkan pada Novita, ditengarai sebagai tindakan sara atau penistaan salah satu agama di Indonesia dengan menyebut ” Muhammad bin Indoaunta” dan “bumi datar (pribumi)”.

Dijelaskan Hadi, percakapan yang sengaja dilayangkan kepadanya itu terjadi pada saat ada konflik dana talangan dari Bank Pundi.

“Saya kaget, tiba-tiba dia mengirimkan pesan dugaan intimidasi kepada Novita, yang juga korban dana talangan dari Agus Mulyono,” kata Hadi Sutrisno, korban dana talangan yang mengaku dirugikan sebesar Rp 350 juta.

Saat mengirimkan pesan yang bermuatan intimidasi dan sara itu, Agus Mulyono diketahui memasang foto Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi bersama istrinya, pada profil WhatsApp miliknya.

Namun hingga berita ini diturunkan, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya itu belum bisa dihubungi.

Dari percakapannya, Agus Mulyono menyebut bahwa Wulan yang diduga telah menjual rumah yang dihibahkan dari orang tuannya kepada pamannya.

Saat ini, Agus Mulyono Hadijanto telah dilaporkan oleh Heri kepada kepolisian, selain itu ia juga digugat di pengadilan Negeri Surabaya dengan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Pada pekan sebelumnya, Agus Mulyono Hadijanto dkk, disebut sebagai “lintah darat’ oleh para korban terkait dana Talangan yang dikeluarkan oleh pihak Agus Mulyono atas Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 910 dan SHM No. 497, serta Akte Jual Beli (AJB) No. 688.

Saksi korban dari dana Talangan yakni, Hadi Trisno mengutarakan, jika akibat ulah pihak tergugat tersebut, anak kandung pelapor yakni, Novita Wulansari yang beralamat Dinoyo 8/9 Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegal Sari, Surabaya mengalami kerugian hingga Rp. 1.000.000.000 (satu miliar).@ [Jn].


Berita Terkait

No comment for Korban Dana Talangan Sebut Diintimidasi Dengan Kata Sara Dan Penistaan Agama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.