Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Pengadilan Tinggi Jatim Perberat Hukuman Henry J Gunawan

Pengadilan Tinggi Jatim Perberat Hukuman Henry J Gunawan

(82 Views) September 30, 2018 3:44 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Pengadilan Tinggi Jawatimur menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara pada terdakwa tipu gelap Henry J Gunawan, ia dinyatakan terbukti bersalah atas kasus tipu gelap yang dilaporkan oleh Notaris C Kalempung.

Putusan itu diketahui digedok oleh tiga hakim yakni, Heri Sukarno beranggotakan Agus Sutarno dan Dr E.D Pattinsarani.

Ditingkat pertama, oleh Pengadilan Negeri Surabaya, Henry hanya dijatuhi hukuman 8 bulan dengan masa percobaan selama 1 tahun, atas putusan itu Henry lalu melakukan upaya hukum banding.

Bukannya meringankan, putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi Jawatimur malah Menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara kepada Henry.

Kuasa hukum Henry, Lilik Jariyah mengaku belum mengetahui vonis tersebut, Namun pihaknya menyatakan akan menempuh upaya hukum yang lebih tinggi yakni kasasi apabila putusan itu sudah diterima oleh pihaknya.

“Saya belum menerima salinan berkas itu, tapi kalau benar isinya seperti itu (hukuman Henry diperberat menjadi 2 tahun, red), kami akan ajukan kasasi,” jelas Lilik Djariyah, seperti dilansir Surabaya pagi, Sabtu (29/9).

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Surabaya, Didik Adyotomo mengaku sudah menerima salinan putusan dari PT Jatim, terkait vonis dengan tedakwa Henry Gunawan.

Menyikapi putusan hakim Pengadilan Tinggi (PT) itu, Kejari Surabaya menyatakan masih akan menanti upaya hukum yang dilakukan terdakwa.

“Kami sudah menerimanya. Untuk sementara masih pikir-pikir, kita lihat dulu upaya apa yang akan dilakukan terdakwa. Kita juga baru menerima pada 24 September lalu,” paparnya.@ [Jn].


Berita Terkait

No comment for Pengadilan Tinggi Jatim Perberat Hukuman Henry J Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.