Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Demo Korban Sipoa Diikuti Belasan Remaja Berusia Labil

Demo Korban Sipoa Diikuti Belasan Remaja Berusia Labil

(101 Views) Oktober 2, 2018 5:35 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Belasan remaja yang mengaku dari Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) kembali menggelar aksi demo di depan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (2/10/18).

Peserta Aksi yang relatif berusia labil itu mengklaim sebagai korban kasus penipuan apartemen murah Royal Avatar world, [Sipoa Group]. Mereka menuding majelis hakim yang memeriksa perkara ini telah bermain mata.

Sedangkan para korban sendiri telah membuat suatu paguyuban yang mereka namai Paguyuban Pembeli Proyek Sipoa (P2S).

Ketua P2S, Antonius Joko Mulyono menegaskan bahwa semua administrasi dan pembayaran dilakukan dan ditangani oleh PT Sipoa Investama Propertindo yang komisarisnya dijabat terdakwa Budi Santoso.

Dalam dakwaan JPU dijelaskan bahwa akibat tidak dibangunnya Apartemen Royal Afatar World tersebut, 71 orang yang memesan Apartemen Royal Afatar World melaporkan terdakwa ke SPKT Polda Jatim.

Setelah dilaporkan ke polisi, korban sebanyak 71 orang yang memesan Apartemen Royal Afatar World itu mengklaim telah mengalami kerugian total Rp 12.388.751.690.

Laporan itu murni dilakukan oleh para konsumen yang tergabung dalam P2S (Paguyuban Pembeli Proyek Sipoa) karena banyaknya proyek milik Sipoa Group yang tidak terealisasi, salah satunya Royal Afatar World oleh PT Bumi Samudera Jedine.

Dalam kasus ini dua orang telah didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya untuk diadili. Diantaranya adalah Klemens Sukarno Candra dan Budi Santoso. Mereka adalah direksi di tubuh PT Bumi Samudera Jedine (BSJ), salah satu anak perusahaan Sipoa Group. Sejak 2014.

Adapun pihak-pihak yang melakukan demo diluar P2S ditengarai sebagai upaya pengalihan isu dan juga aksi pengaburan pada proses hukum yang saat ini berjalan.

Kedua terdakwa itu didakwa dalam dakwaan primer melanggar Pasal 372 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan dakwaan sekundernya Pasal 378 KUHP juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.@ [Ahay].


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Demo Korban Sipoa Diikuti Belasan Remaja Berusia Labil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.