Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Miliki Senpi Secara Ilegal, Cak Gondrong Diadili

Miliki Senpi Secara Ilegal, Cak Gondrong Diadili

(77 Views) Oktober 9, 2018 10:04 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Djanuardi alias Janu alias Cak Gondrong (41), warga Jalan Pulosari III J25 Surabaya, harus duduk di kursi pesakitan, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam kasus kepemilikan senjata api. Sidang beragendakan keterangan saksi penangkap digelar di ruang Kartika, Selasa (9/10).

Dua anggota Polisi dari Polsek Mulyorejo yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Melia dari Kejari Tanjung Perak, diminta untuk menceritakan awal saat penangkapan terdakwa. Sedangkan Majelis Hakim diketuai Pesta Ph Sitorus, SH., M.Hum. Dalam persidangan, terdakwa terlihat didampingi kuasa hukumnya, yakni Franky, SH.

Saksi pertama Muhammad Siswanto menerangkan, bahwa Pada Jum’at, 4 Mei 2018, terdakwa Djanuradi ditangkap anggota Polsek Mulyorejo di Jalan Menur (depan Sekolah Ipiems) saat itu tiga Polsek sedang melakukan Operasi Cipta Kondisi gabungan.

Terdakwa Djanuradi. kata saksi, saat itu sedang mengendarai Sepeda Motor merk Honda Supra X warna hitam, nopol L-6023-VW diberhentikan petugas. Ia disuruh turun dan dimintai untuk menunjukkan kartu identitas.

Selanjutnya petugas menggeledah dan petugas menemukan senjata api jenis Airsoft gun dengan No.14Q45855 merk Dan Wesson made in Taiwan yang diselipkan dalam pakaian perut depan. Senjata api tersebut berisikan 6 (enam) butir peluru.

“Kita geledah dan ditemukan sepucuk senjata airsoft gun” kata Siswanto.” Terang Siswanto.

Saat diperiksa, terdakwa Djanuaradi sempat tidak mengaku ia mendapatkan senpi dari siapa dan tidak bisa menunjukkan surat ijin kepemilikan senpi. Akhirnya terdakwa pun mengakui jika senpi tersebut ia dapatkan dari Irfa, dalam pengejaran petugas Kepolisian (DPO) di Terminal Purabaya atau Bungurasih.

“Pengakuan terdakwa beli dari Irfa (DPO), seharga Rp. 1,8 Juta” Ungkap saksi kedua, Lutfi Rahman. Yang juga merupakan anggota kepolisian Sektor Mulyorejo, Surabaya.

Hasil pemeriksaan laboratorik Kriministik Kepolisian menerangkan, senjata yang dimiliki terdakwa adalah senjata genggam Air Soft Gun jenis Revolver kaliber 6mm nomor seri 14Q45855 adalah buatan Taiwan.

Sedangkan kondisi fisik senjata, diketahui bocor pada bagian komponen Seal Nozzle Outlet Gas CO2 sehingga tidak dapat digunakan untuk menembak.Namun 6 peluru berkaliber 6mm menunjukan kondisi fisik dalam keadaan baik.

Atas perbuatannya, Jaksa Melia menjerat terdakwa dengan dakwan melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api (senpi). @ (Jn).


Berita Terkait

No comment for Miliki Senpi Secara Ilegal, Cak Gondrong Diadili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.