Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Kejati Jatim Bidik Dugaan Kasus Korupsi Pilkada 2013

Kejati Jatim Bidik Dugaan Kasus Korupsi Pilkada 2013

(56 Views) Oktober 9, 2018 4:39 am | Published by | No comment

PooAWASNEWS.COM — Ditengah gencar-gencarnya membuka kembali penyidikan mega korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM), Kejati Jatim dikabarkan telah mempelopoti kasus korupsi lainnya yang lebih besar dari kasus P2SEM.

Kabarnya, karena besarnya kasus ini, Kejati Jatim harus meminta restu ke Kejagung untuk memaparkan temuan kasus yang mengalahkan P2SEM tersebut.

“Kita akan ekspose dulu ke Kejagung,”kata Kajati Jatim, Sunarta, dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Saat ditanya apakah kasus yang masih dalam penyidikan itu terkait Pilgub Jatim 2013, Sunarta masih enggan menanggapinya. “Ya jelas ini perkara besar, makanya harus ekspose ke Kejagung,”pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan perkara korupsi yang saat ini memerlukan restu Kejagung itu disinyalir terkait Pilgub 2018. Dimana saat itu Soekawarno dan Gus Ipul terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur yang menang dari pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono.

Pada putaran pertama, perolehan suara Khofifah dan Soekarwo tak ada yang mampu mencapai syarat sebagai pemenang, sehingga KPU Jatim mengulangi Pilkada. Pada putaran kedua, Soekarwo memang tipis atas Khofifah. Soekarwo meraih 217.076 suara, di atas Khofifah yang meraup 195.315 suara.

Kubu Khofifah yang menduga ada kecurangan di balik kemenangan Soekarwo, kemudian mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi. MK mengabulkan gugatan kubu Khofifah sehingga Pilkada diulang ke putaran ketiga. Di putaran ketiga ini, Soekarwo tetap unggul atas Khofifah.

Tapi Khofifah tetap tak menerima hasil Pilkada. Ia kembali memperkarakannya. Menurut Khofifah, menjelang pemungutan suara, ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dipindah dari lokasi yang ditentukan semula sehingga pemilih kesulitan mencapai TPS. Daftar Pemilih Tetap (DPT) pun diacak, ada pemilih di bawah umur yang diikutsertakan dalam pemilihan, dan undangan Pilkada tak disebar merata kepada masyarakat.@[Jnd]


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Kejati Jatim Bidik Dugaan Kasus Korupsi Pilkada 2013

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.