Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Berkas TPPU Sipoa Group P21, Kemana Larinya Uang Konsumen?

Berkas TPPU Sipoa Group P21, Kemana Larinya Uang Konsumen?

(147 Views) Oktober 18, 2018 7:00 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Direktur Utama Sipoa Group dari PT Bumi Samudra Jedine, Klemens Sukarno Candra, dan Direktur Keuangan Budi Santoso, resmi menyandang status tersangka dalam kasus tidak pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kejaksaan Tinggi Jawatimur menyatakan, berkas kedua orang yang juga menyandang status sebagai terdakwa dalam kasus penipuan apartemen murah royal Avatar world (Sipoa Group) itu dinyatakan lengkap atau (P21).

” Sudah P21″ Singkat Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung, Kamis 18/10).

Sementara itu, Penyidik dalam hal ini telah menyita uang pembelian tanah milik konsumen korban sipoa group sebesar Rp21 miliar yang telah digelapkan oleh para tersangka.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya 31/7/18 lalu. Klemens dan Sukarno sempat diteriaki “Maling” oleh ratusan orang yang mengaku sebagai korban penipuan dari kedua terdakwa.

Mereka menuntut kedua terdakwa untuk segera mengembalikan uang yang sudah mereka setorkan pada pihak menejemen Sipoa Group.

Konsumen yang merasa dirugikan dalam kasus ini sebanyak 1.104 korban dan besarnya kerugian sementara senilai 162,72 miliar.

Sedangkan menurut pengacara para korban, dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan PT SIPOA Legacy Land melalui anak-anak perusahaannya. Modusnya dengan berbagai iming-iming properti murah dan dalam waktu cepat pasti bisa dihuni dengan mempergunakan 14 rekening bank BCA yang berbeda-beda.

“Kami melaporkan 11 anak perusahaan tersebut bersama perusahaan induknya, PT SIPOA Legacy Land ke Polda Jatim,” ujar Misbahun, pengacara salah satu korban.

Penyidik sudah memeriksa sebanyak 84 saksi dan sudah meminta kepada OJK untuk bisa membuka dan menyita beberapa rekening bank yang dinilai terkait dengan kasus tetersebut.

Sedangkan pemilik grup Sipoa yang juga sebagai Presiden Komisaris Rusdi Tumbelaka dikabarkan juga sempat diperiksa.

Petinggi Sipoa grup tidak hanya terlapor kasus properti saja, tapi juga kasus pengancaman dengan senjata api oleh seorang komisarisnya bernama Santoso Tedjo kepada Adi Sucipto, konsumen dan korban Sipoa. Kasus lain, yakni penipuan adanya cek kosong perusahaan Sipoa yang ternyata tidak ada dananya.

Melalui penelusuran jejak digital, dari puluhan anak perusahaan dan holding Sipoa, tak satupun yang mempunyai website permanen yang bisa diakses teratur. Begitu juga saat dicek ke Kantor Departemen Kehakiman, anak perusahaan yang didirikan Sipoa banyak yang hanya punya akte notaris, tetapi belum tercatat di Departemen Kehakiman dan Lembaran Negara. Tanda daftar perusahaan dan SIUPP nya juga tidak jelas.

Saat menjual propertinya kepada konsumen, manajemen Sipoa tidak bisa menunjukkan Sertifikat Kepemilikan Tanah, IMB, AMDAL, ijin lokasi dan lain-lain.

Paara korban sempat meminta data terkait IMB, Amdal, dll ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, tapi tidak kunjung diberikan dengan berbagai alasan. Padahal Bupatinya, justru menjadi bintang iklan properti Sipoa grup.@ [Ahay/Jn].


Tags: ,
Categorised in:

No comment for Berkas TPPU Sipoa Group P21, Kemana Larinya Uang Konsumen?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.