Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Dua Terdakwa Pembunuhan Berencana Dituntut 20 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Pembunuhan Berencana Dituntut 20 Tahun Penjara

(118 Views) Oktober 18, 2018 10:18 am | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Dua terdakwa kasus pembunuhan berencana, Nur Hidayati alias Vifa dan Ansori Alias Ulum, masing-masing dituntut hukuman selama 20 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mohammad Usman, saat gelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (18/10).

JPU menilai, para terdakwa terbukti bersama-sama telah melakukan tindak pidana sebagai orang yang melakukan atau menyuruh dan turut serta melakukan perbuatan sengaja merampas nyawa orang lain, sesuai pasal 340 Jo pasal 55 ayat (1) KUH Pidana.

” Menuntut kedua Terdakwa dengan pidana penjara masing masing 20 tahun.sedangkan semua barang bukti di rampas negara untuk dimusnakan.” Kata JPU membacakan tuntutannya, Kamis (18/10).

Kasus pembunuhan ini terjadi di areal pemakaman umum Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan pada 24 Januari 2018.

Dalam kasus pembunuhan ini, tim pidana umum Kejati Jatim menetapkan dua orang sebagai terdakwa, yaitu Nur Hidayati alias Vifa, warga Kelurahan Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Jember. Nenek ini berperan sebagai otak pembunuhan. Disusul Ansori alias Ulum, warga Tempurejo, Jember yang berperan sebagai eksekutor.

Dalam dakwaan dijelaskan bahwa kasus pembunuhan tersebut berawal ketika terdakwa Nur Hidayati mengaku bisa menggandakan uang milik korban yang bernama Sahab hingga bermilyar-milyar.

Kemudian terdakwa Nur Hidayati meminta uang pada korban untuk digandakan.

Pertama korban menyerahkan uang Rp 15 juta pada Februari 2016, lalu Rp 50 juta pada Desember 2017. Selanjutnya menyerahkan uang lagi senilai Rp 50 juta pada awal Januari 2018. Serta menyerahkan lagi Rp 25 juta dan Rp 12,5 juta pada pertengahan dan akhir Januari.

Total uang yang diserahkan korban pada tersangka mencapai Rp152,5 juta. Terdakwa berjanji pada korban uang tersebut akan digandakan menjadi miliaran rupian. Namun, janji tersebut tidak kunjung dipenuhi oleh terdakwa.

Kemudian korban terus menagih pada terdakwa. Rupanya hal itu membuat terdakwa Nur Hidayati jengkel sehingga merencanakan pembunuhan pada korban. Terdakwa Nur Hidayati menyewa Ansori alias Ulum untuk membunuh korban. Sebelum dibunuh, korban dipertemukan dengan terdakwa dengan tujuan supaya tidak salah sasaran.

Lantas terdakwa Ansori membunuh korban ketika lengah saat bertemu di areal pemakaman umum dengan cara memukulkan besi sebanyak dua kali pada kepala korban hingga meninggal.

Tak sampai disitu, terdakwa Ansori juga menguras harta korban berupa HP dan kabur. Kasus pembunuhan ini membuat heboh pada awal 2018 kemarin.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan pasal 340 jo 55 KUHPidana tentang tindak pidana pembunuhan berencana.@ [Ahy/Jn]


Berita Terkait

No comment for Dua Terdakwa Pembunuhan Berencana Dituntut 20 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.