Menu Click to open Menus
Home » Internasional » Warga Saudi Kampanyekan Boikot Amazon Dan Anak Perusahannya

Warga Saudi Kampanyekan Boikot Amazon Dan Anak Perusahannya

(54 Views) November 6, 2018 3:18 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Warga Saudi Arabia mengampanyekan untuk boikot Amazon.com. Hal itu dilakukan menyusul pemberitaan Washington post menerbitkan pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tentang desakan pada pemerintah Saudi untuk menjawab kematian kolumnis sekaligus kontributor Washington post Jamal Khassogi.

Pemilik Amazon.com adalah Jeff Bezos, ia memiliki saham cukup besar di Washington Post. Berita yang dimuat pada portal tersebut dianggap oleh warga Saudi sebagi berita tendensius yang menyerang kehormatan bangsa dan putra mahkota Saudi.

Ribuan pengguna Twitter di Arab Saudi telah mendorong boikot Amazon.com dan anak perusahaan regionalnya yang berada di Turki untuk menghantam Washington Post.

“Mari kita membela negara kita, memboikot Amazon untuk mengirim pesan kepada pemiliknya sehingga dia sadar akan segala kerusakan,” tulis jurnalis Saudi, Bandar Otyf, menambahkan bahwa Washington Post “secara konsisten menerbitkan artikel yang memfitnah.”

Dikutip Washington post, Tahyib Erdogan mempertanyakan jenazah Khassogi yang hingga saat ini belum ditemukan.

“Di mana tubuh Khashoggi? Siapakah ‘kolaborator lokal’ yang diklaim oleh para pejabat Saudi untuk menyerahkan jenazah Khashoggi? Siapa yang memberi perintah untuk membunuh jiwa baik ini? Sayangnya, pihak berwenang Saudi telah menolak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu,” tulis Erdogan.

Pernyataan Erdogan itu disikapi oleh warga Saudi dengan penilaian berbeda. Dikutip kantor berita Sputnik, Otyf mengatakan pemberitaan kasus pembunuhan yang ditulis Washington post dianggapnya sebagai serangan media yang terorganisir.

“Sudah jelas di depan mata kita bahwa ini adalah perang media yang terorganisir. Sebagai pengguna Twitter dan aktivis dan warga negara, kita tidak memiliki kekuatan di luar negeri, tetapi kita memiliki hal-hal sederhana seperti memboikot.Jika kita mempengaruhi bahkan sebagian dari mereka bisnis, kami puas, ” katanya.

The Washington Post telah berulang kali menggarisbawahi kurangnya akuntabilitas mengenai tersangka pelaku kematian Khashoggi.

Pada tanggal 2 Oktober, Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi di Istanbul, di mana dia tiba untuk mendapatkan surat-surat yang diperlukan untuk pernikahannya yang akan datang.

Turki, yang melakukan penyelidikan terpisah atas masalah ini, mengklaim bahwa Khashoggi dibunuh oleh tim pembunuh yang dikirim dari Arab Saudi khusus untuk tugas itu.

Jaksa penuntut umum Turki Irfan Fidan menyatakan bahwa Khashoggi “dicekik segera setelah dia memasuki konsulat” selaras dengan “rencana yang direncanakan sebelumnya” dan bahwa tubuhnya “kemudian dihancurkan dengan dipotong-potong, ia sekali lagi menegaskan perencanaan pembunuhan itu.@ [AW/Jn]


Berita Terkait

No comment for Warga Saudi Kampanyekan Boikot Amazon Dan Anak Perusahannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.