Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Keterangan Saksi Pojokkan Terdakwa Penyelundup Miras Ilegal

Keterangan Saksi Pojokkan Terdakwa Penyelundup Miras Ilegal

(688 Views) November 12, 2018 4:29 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM – Keterangan saksi yang di hadirkan dalam sidang kasus impor miras illegal, yang dilakukan oleh importir asal Semarang Jawa Tengah, menyudutkan terdakwa Daniel Damaroy dan juga Dian Priyanto. Eks Pekerja pelayaran (Shipping) APL.

Sebanyak delapan orang saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memperjelas perkara yang dihadapi para terdakwa itu.

Delapan saksi itu antara lain, Retno Purwadi, Fajri, Ira, Enfra Injaka, Taufik, Cecilia, dan Sadad. Semua keterangam dari para saksi tersebut pada intinya menyudutkan terdakwa Dian Priyanto.

Retno Purwadi, saksi pertama yang di periksa mengatakan dirinya tidak tahu apabila terdakwa Dian Priyanto mengubah isi dokumen impor dari Singapura tersebut. Pegawai APL yang sudang 24 tahun bekerja di pelayaran tersebut mengetahuinya saat di periksa penyidik.

“Saya tahunya waktu di periksa penyidik. Data di kantor pusat di Jakarta tetap. Data yang masuk barangnya Air Flow Sensor dan benang Polyester. Tidak ada pemberitahuan kalo ada perubahan barang. Semua sumbernya ya di Dian Priyanto.” Ujar Customer Service Manager exim container APL tersebut.

Fajri saksi kedua yang bekerja di bagian manifest, menyampaikan hanya melaporkan ke bea cukai. Saksi tidak mengetahui apa yang ada dalam isi email yang di kirimkan Dian Priyanto ke emailnya. Semua yang mengatur terdakwa. Dirinya mengaku tidak memeriksa karena bagian manifest tidak punya kewajiban untuk memeriksa dan mengecek.

“Dia kirim e-mail ke saya. Isinya tidak tahu. Tidak periksa. Dalam bentuk Word .txt. Semua yang atur Dian Priyanto. Dari Importir ke Dian terus ke saya. Bagian Manifest tidak punya kewajiban untuk mengecek.” Kata Fajri

Ira saksi selanjutnya yang menjabat sebagai marketing exim, mengatakan pegawai yang memegang dokumen semua Exim di Tanjung perak adalah Dian Priyanto. Tidak tahu terdakwa Dian melakukan perubahan dokumen. Tahunya juga dari penyidik.

“Dian yang pegang semua dokumen Exim di Tanjung Perak. Dia memang pegawai di APL di Surabaya. Saya juga ngga tahu kalau dia merubah dokumennya. Saya tahu dari penyidik.” tukas Ira.

Dalam perkara ini, tiga orang jaksa dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, diterjunkan sebagai penuntut umum. Mereka antara lain Katrin Sunita, Suryanta Desy Christiani, dan Dimaz Atmadi Brata Anandiansyah.

Kedua terdakwa tersebut didakwa dan diancam dengan Pasal 103 huruf a UU No. 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan Jo. UU No. 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas UU No. 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan Jo Pasal 55 ayat 1 Ke 1 KUHPidana.@ [Jun]


Berita Terkait

No comment for Keterangan Saksi Pojokkan Terdakwa Penyelundup Miras Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.