Menu Click to open Menus
Home » Lintas Peristiwa » Eks Karyawan Merpati Airlines Demo Kementrian BUMN

Eks Karyawan Merpati Airlines Demo Kementrian BUMN

(207 Views) November 13, 2018 3:08 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Setelah menggelar aksi di Pengadilan Negeri Surabaya, eks Pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) kembali melakukan demo. Kali ini yang jadi sasaran adalah kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selasa (13/11/2018).

Tuntutan mantan karyawan PT. MNA itu tidak jauh beda dengan yang ada di Surabaya, yakni menginginkan agar perusahaan tidak dinyatakan pailit dan dapat beroperasi lagi.

Sejauh ini, perkara PKPU/pailit yang disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya tinggal menghitung waktu, besok Rabu (14/11) perkara PKPU itu akan di putuskan oleh majelis hakim PN Surabaya.

“Putusannya besok, tanggal 14 November 2018” Kata Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono. Selasa (13/11).

Disisi lain, pihak PT MNA mengkalim akan mendapat suntikan dana segar senilai 6, 4 triliun, dari seorang investor. Dana itu diharapkan dapat menghidupkan kembali PT Merpati dari lilitan hutang senilai 10,2 Triliun.

Disuntik modal berapapun nasib PT Merpati Nusantara Airlines tetap terancam pailit. Hal itu didasarkan pada proses rapat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang digelar di Pengadilan Niaga Surabaya. Kreditur separatis terbesar PT Merpati Nusantara Airlines, yakni Kementrian keuangan telah menolak proses perdamaian itu.

Dijelaskan Sigit, Perkara PKPU ini merupakan proses dari perkara Kepailitan. Jika saat proses PKPU ini tidak ada perdamaian, maka PT Merpati Nusantara Airlines akan dinyatakan Pailit.

Untuk ditetapkan sebagai perusahaan yang tidak pailit, menurut Sigit, ada persyaratan yang harus dilalui oleh para kreditur, salah satunya diatur dalam pasal 281 PKPU, tentang perdamaian.

“Pada saat rapat itu dihadiri Setengah dari kreditur konkuren yang haknya diakui atau sementara diakui [dan] harus disetujui 2/3 dari total tagihan yang akui” ujar Sigit.

Selain itu, Sigit menambahkan. Rapat perdamaian Harus dihadiri oleh separuh dari jumlah kreditur separatis.

“Rencana perdamaian dapat diterima berdasarkan lebih dari setengah atau 1/2, jumlah dari kreditur yang piutangnya dijamin dengan Gadai jaminan fidusia, hak tanggungan, hipotik atau hak agunan atas kebendaan lainnya yang hadir dan mewakili paling sedikit 2/3 bagian dari seluruh tagihan kreditur tersebut” tandasnya.@ [Jun].


Berita Terkait

No comment for Eks Karyawan Merpati Airlines Demo Kementrian BUMN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.