Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Dua Terdakwa Pemasok Sabu Di Jatim Ini Terancam Hukuman Mati

Dua Terdakwa Pemasok Sabu Di Jatim Ini Terancam Hukuman Mati

(158 Views) November 21, 2018 11:57 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Dua terdakwa Pemasok Narkotika seberat 524,64 gram yang rencananya di edarkan di Jatim terancam hukuman mati. Hal itu diketahui melalui surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bunari, saat gelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (21/11/2018).

Dua terdakwa itu ialah, Asep Ibrahim (34) dan Eka Diana Suciyatiningrum (25).Penuntut Umum dari Kejati Jatim itu mendakwa keduanya menggunakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang R.I Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun ancaman maksimal pada pasal yang didakwakan jaksa adalah hukuman mati.

“Terdakwa yang melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika.” Kata JPU Bunari, di ruang sidang PN Surabaya.

Perkara ini mencuat, setelah keduanya ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Jatim, bersama dengan satu orang lagi yang berperan sebagai penerima barang pada 02 Agustus 2018 di halaman Indomart, Jalan Raya Diponegoro 2019, Surabaya.

Asep dan Eka saat itu tengah bertransaksi serah terima sabu dengan Ismono Sudjatmiko (berkas penuntutan terpisah).

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan ditempat keduanya menginap, yakni di kamar No.901 Great Hotel Diponegoro Surabaya.

Dari penggeledahan itu petugas meneemukan Narkotika jenis Shabu sebanyak 5 (lima) bungkus yang masing-masing bungkusnya dililit lakban hitam.

Selain sabu, petugas juga menemukan barang bukti lain berupa, ATM BCA dan Handphone yang digunakan oleh terdakwa Eka untuk berkomunikasi dengan penerima barang.@ [Jun].


Berita Terkait

No comment for Dua Terdakwa Pemasok Sabu Di Jatim Ini Terancam Hukuman Mati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.