Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Pemanfaatan Data Kependudukan dan Perjanjian Kerjasama

Pemanfaatan Data Kependudukan dan Perjanjian Kerjasama

(83 Views) November 23, 2018 7:35 am | Published by | No comment

 

 

Kepala Dispendukcapil Drs.P.W. Widodo menandatangani Perjajian Kerjasama dengan lembaga pengguna.

AWASNEWS.COM, Madiun – Mengingat belum optimalnya tertib administrasi Kependudukan saat ini, serta masih ada masyarakat yang belum memahami akan arti pentingnya dokumen Kependudukan, sehingga ada masyarakat yang belum mengurus dokumen kependudukannya. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan dan Perjanjian Kerjasama dengan beberapa lembaga pengguna.

Adapun acara tersebut dihadiri oleh, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun Drs. P.W. Widodo yang sekaligus membuka acara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Madiun, Kepala Instansi Vertikal, peserta Sosialisasi Pemanfaatan Data, serta narasumber dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (AA.Azhari, S.Kom).

Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan dan Perjanjian Kerjasama tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Graha Eka Kapti Lt.2 Puspem Kabupaten Madiun dengan peserta sebanyak 150 orang terdiri dari, 53 orang Kepala OPD, 53 orang Staf OPD, 10 orang Instansi Vertikal, dan 34 orang dari Staf Dispendukcapil, pada hari Rabu (21/11/18).

Seperti yang disampaikan Kepala Dispendukcapil Drs.P.W.Widodo dalam sambutannya,” sebagaimana diamanatkan oleh UU.No. 24 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2015 tentang Persyaratan, Ruang Lingkup dan Tata Cara Pemberian Hak Akses serta Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Adalah kewajiban dari pemerintah Kabupaten melalui Dispendukcapil untuk melayani pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el kepada lembaga pengguna,” terangnya.

Lanjutnya,” NIK sebagaimana yang dimiliki oleh setiap penduduk adalah tunggal, artinya setiap penduduk hanya mempunyai 1(satu) NIK, sedangkan data kependudukan akan sangat membantu bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melaksanakan tugas-tugasnya seperti dalam pemberian bantuan dana sosial, kesehatan, kepengurusan BPJS, Ijin Usaha hingga melacak riwayat hidup seseorang,” jelasnya.

Kadis Dispendukcapil Widodo menambahkan,” tujuan Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan adalah, untuk menyebarluaskan informasi tentang tatacara pemanfaatan data kependudukan kepada lembaga pengguna yang membutuhkan guna mendukung tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan, dengan demikian peserta sosialisasi diharapkan mengerti dan paham akan mekanisme pemanfaatan data kependudukan ” pungkasnya.

Ada 3 (tiga) hal yang harus diperhatikan dalam rangka pemanfaatan data kependudukan diantaranya, melaksanakan pemahaman pemanfaatan data kependudukan secara berkesinambungan, memperbanyak kerjasama dengan lembaga pengguna, memperkuat sarana termasuk infrastruktur perangkat keras dalam pemanfaatan data kependudukan.

Dengan bersinerginya ke-3 (tiga) hal tersebut, maka pemanfaatan data kependudukan diharapkan dapat berjalan secara optimal, disamping adanya monitoring dan evaluasi secara insidentil dan berkala terhadap lembaga pengguna yang telah menandatangani Perjanjian Kerjasama. (Ben).


Categorised in:

No comment for Pemanfaatan Data Kependudukan dan Perjanjian Kerjasama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.