Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Kejari Surabaya Pastikan Hadirkan Korban Penggelapan Mobil Yang Dilakukan Pasutri Asal Legundi

Kejari Surabaya Pastikan Hadirkan Korban Penggelapan Mobil Yang Dilakukan Pasutri Asal Legundi

(165 Views) November 26, 2018 4:43 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Kejaksaan Negeri Surabaya memastikan akan menghadirkan saksi korban Jayadi, untuk dimintai keterangan terkait kasus penggelapan tiga unit mobil yang hari ini perkaranya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/11/2018).

“Hari ini sidang, agendanya mendengarkan keterangan saksi korban” Singkat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya, Damang Anubowo.

Diketahui sebelumnya, Tiga Unit mobil milik Jayadi, Warga Jl. Legundi Nomer 41-B, Surabaya ini, digelapkan oleh pasangan suami istri (Pasutri) I Wayan Budi Brahmana dan Chichi Prihastini.

I Wayan Budi Brahmana tercatat sebagai warga Perumahan Wisma Tropodo, Jl Batang Hari, Surabaya. Sedangkan Istrinya beralamat di Jl. Legundi No. 25 A Surabaya.

Antara korban dan Terdakwa sejatinya masih tetangga dekat. Sebab, kedua terdakwa pasutri ini tinggal di Jl. Legundi 25 A, Surabaya.

“Mereka tetangga saya sendiri jadi saya tidak menaruh curiga sedikitpun pada keduanya” Kata Jayadi.

Akibat ulahnya itu, mereka kini di-dudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo, pada sidang sebelumnya mendakwa pasutri itu dengan dakwaan melanggar Pasal 372 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, tentang tindak pidana penggelapan atau turut serta melakukan penggelapan. Kini, pasutri itu-pun terancam hukuman 4 tahun penjara.

Modus terdakwa melakukan aksinya, adalah dengan cara berpura-pura menyewa mobil milik dari saksi korban, yang katanya akan digunakan untuk keperluan kantor dan juga keluarga. Namun, setelah 3 unit mobil itu berhasil dikuasi para terdakwa, mereka lantas meraibkan mobil tersebut dan langsung menghilang.

“Terdakwa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan” Kata Damang.

Kejadian ini berawal yang mana Pelaku ( I Wayan Budi Brahmana) pada sabtu 31 Maret 2018 sekira jam 22.00 WIB, menghubungi korban melalui telepon seluler.

Dalam percakapan itu pelaku menyampaikan maksud dan niatnya untuk menyewa mobil milik korban(Jayadi).Pelaku juga meyakinkan korban, bahwa mereka ada keperluan keluarga dan membutuhkan mobil.

Korban yang termakan rayuan manis pelaku. Akhirnya menyerahkan mobil-mobil itu melalui keponakannya, Eko Rahardjo.

Kedua Pasutri itu ( I wayan dan Chichi) akhirnya bertemu Eko Raharjo pada minggu 01 April 2018 sekira jam 01.00 wib di Alfamart Jl Letjen Sutoyo Bungurasih Waru sidoarjo untuk menyerahkan mobil kepada pelaku.

Namun, saat jatuh tempo pengembalian unit, yakni pada tanggal 14 juli 2018. Pelaku dengan berbagai alasan mengatakan, bahwa mobil-mobil itu akan dikembalikan langsung oleh Pimpinan (Personalia) tempat dimana pelaku bekerja.

Setelah itu, pasutri tersebut sulit dihubungi oleh korban, bahkan mereka diketahui telah pindah domisili ke Bali. Karena tidak ada itikad baik. Korban akhirnya melaporkan pelaku pada Polisi. Atas kejadian tersebut, korban mengklaim telah dirugikan oleh korban sebesar Rp. 340 Juta Rupiah.@[Jun].


Berita Terkait

No comment for Kejari Surabaya Pastikan Hadirkan Korban Penggelapan Mobil Yang Dilakukan Pasutri Asal Legundi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.