Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Mantan Ketua Lakpesdam NU Sidoarjo “Badrus Zaman” Bantah Terima Uang Dari Ridwan Tantomo

Mantan Ketua Lakpesdam NU Sidoarjo “Badrus Zaman” Bantah Terima Uang Dari Ridwan Tantomo

(107 Views) November 27, 2018 3:13 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Badrus Zaman, membantah telah menerima uang Rp. 1,2 miliar dari saksi korban Ridwan Tantomo. Selain itu, dia juga menampik telah menerima uang sebesar Rp. 300 juta yang akan digunakan untuk biaya pengosongan rumah.

Pernyataan itu dituangkan oleh kuasa hukum Badrus, melalui pledoi atau pembelaan saat gelar sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (26/11).

“Pada prinsipnya pembelaan saya tadi, untuk mematahkan dakwaan JPU. Karena klien saya (Badrus Zaman) merasa tidak pernah menerima uang sebesar Rp.1,2 Miliar dan uang pengosongan rumah sebesar Rp.300 juta dari Ridwan,”ucap Kuasa Hukum Terdakwa usai sidang pada awasnews.com.

Terdapat tiga point yang diminta Badrus Zaman melalui pledoi itu, yang pertama dia menginginkan perkara penipuan dan atau penggelapan ini nantinya dinyatakan hakim sebagai perkara perdata. Kedua Badrus melalui pledoi itu juga meminta dibebaskan dari segala tuntutan dan dakwaan Jaksa. Dan yang ketiga, pihaknya berharap akan dihukum ringan apa bila nantinya majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah.

Mendengar pembelaan kuasa hukum Badrus Zaman, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Usman menyatakan tetap pada tuntutan.

Diketahui sebelumnya, Mantan ketua Lakpesdam NU wilayah Sidoarjo itu telah mentransaksikan obyek tanah warisan SHM No. 284 dengan Ridwan Tantomo senilai Rp.1,250 Milyar, tanpa sepengetahuan ahli waris lain.

Saat mentransaksikan obyek tersebut, Terdakwa mengaku sebagai ahli waris tunggal dari H. Abdurrahman, pernyataan itu dilegalisasi oleh Notaris Christina Inawati, Jl. Gayung Sari I. No. 15 Surabaya.

Bahkan Suhartini istri Badrus Zaman ikut menandatangi pernyataan itu juga. Lalu pada tanggal 19 Juli 2016, terdakwa dan korban (Ridwan Tantomo) melakukan pengesahan transaksi dengan membuat AJB dikantor Notaris Endah Larasati, di Pondok Sidokare Asri Blok AX nomer 12, Sidoarjo.

Setelah semua proses jual beli berjalan mulus. obyek SHM Nomer 284 itu ternyata masih dalam penguasaan H. Nasir. Yang juga merupakan salah seorang ahli waris dari H. Abdurrahman. Padahal terdakwa sudah diberi uang sebesar Rp. 300 juta oleh Ridwan, untuk biaya pengosongan.

Karena tidak bisa menguasai fisik dari tanah yang ia beli, Ridwan akhirnya melaporkan Badrus pada Kepolisian. Setelah mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi Badrus Zaman oleh Polisi ditetapkan sebagai tersangka.

Perkara ini berlanjut ke Pengadilan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Badrus dengan pasal 372 Jo pasal 378 tentang penipuan. Dan hingga kini Badrus masih menjalani proses persidangan.

Korban mengklaim merugi Miliaran Rupiah akibat ulah terdakwa, Badrus pada pekan lalu dituntut 1,6 tahun penjara oleh JPU M.Usman.@ [R/Jun]


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Mantan Ketua Lakpesdam NU Sidoarjo “Badrus Zaman” Bantah Terima Uang Dari Ridwan Tantomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.