Menu Click to open Menus
Home » Daerah » ” Peternakan Ayam Desa Bagi Tidak Ada Izin “

” Peternakan Ayam Desa Bagi Tidak Ada Izin “

(162 Views) November 27, 2018 2:02 pm | Published by | No comment
Spread the love

 

P

Pihak Satpol PP didampingi Babinsa desa Bagi meninjau kandang ayam

AWASNEWS.COM, Madiun – Terkait laporan dari warga yang meresahkan dengan bau yang menyengat, karena adanya peternakan ayam dilingkungan warga milik Jurokim warga RT.23/ RW.04 Dusun Candi, Desa Bagi Kecamatan Madiun. Serta tindak lanjut dari Satpol PP pada Tanggal 02 Agustus 2018 yang sudah memberi peringatan, namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut dari pemilik peternakan ayam guna mengurus izin usahanya.

Untuk itu pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Ops Gatot Praseyo, SE didampingi Babinsa desa Bagi , Kepala Dusun (Kasun) III Candi Sunarno beserta wartawan menuju lokasi peternakan ayam milik Jurokim yang berada dilingkungan perkampungan warga untuk diberi peringatan tertulis SP 1 (Surat Peringatan) yang mana belum ada izin usaha dan Andal (Analisis Dampak Lingkungan) pada hari, Senin (26/11/18).

Seperti yang disampaikan Kasi Ops Satpol PP Gatot Prasetyo kepada wartawan,” terkait adanya laporan dari desa maupun warga masalah peternakan ayam yang mengganggu lingkungan serta belum punya izin usaha, pihaknya bersama rombongan menuju lokasi pemilik peternakan ayam, dimana sebelumnya melapor dulu ke Kantor desa untuk memberikan SP 1 kepada pengelola peternak ayam Jurokim,” terangnya.

Lanjut Kasi Ops Satpol PP Gatot,” kita terpaksa memberi SP 1 kepada Jurokim pemilik peternakan ayam, karena sudah dua kali laporan dari warga setempat begitu juga dari kantor desa Bagi agar segera mengurus izin usahanya. Ternyata sampai saat ini tidak ada tanggapan sama sekali dari pemilik peternakan ayam tersebut, selain itu kandang ayam tersebut sudah berdiri selama 2 (dua) Tahun serta berada di lingkungan perkampungan warga yang sangat mengganggu dengan pencemaran udara,” tegasnya.

Kasi Ops Gatot menambahkan,” selanjutnya 3 (tiga) bulan ke depan setelah SP 1 diberikan belum juga ada tanggapan dari Jurokim pengelola peternakan ayam tersebut, maka selanjutnya kita akan memberikan SP 2 (dua) dan SP 3 (tiga) hingga penyegelan lokasi kandang ayam,” pungkasnya. (Ben).


Categorised in:

No comment for ” Peternakan Ayam Desa Bagi Tidak Ada Izin “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.