Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Eksepsi LBH Tri Daya Cakti Patahkan Dakwaan Kejari Surabaya

Eksepsi LBH Tri Daya Cakti Patahkan Dakwaan Kejari Surabaya

(89 Views) November 28, 2018 4:26 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Dua pengacara LBH Tridaya Cakti, Briyan Emanurio dan Parlin melalui eksepsinya mematahkan materi dakwaan Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Surabaya, tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Selain itu, dakwaan Jaksa dinilai mereka cacat hukum sebab tidak memenuhi syarat formil.

“Target LBH Tri Daya Cakti, klien kami harus bebas demi hukum” Kata Briyan, di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (28/11)

Dijelaskan Briyan, sidang perkara pidana ini terkait kasus dugaan salah tangkap oleh anggota Polrestabes Surabaya atas  nama Eric Soesanto Prayitno.

Disebutkan melui eksepsinya, dua pengacara muda asal Surabaya itu menolak semua dalil dalam dakwaan yang dialamatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agung, pada Eric Soesanto Prayitno.

“Mengingat sejumlah fakta yang terungkap, bahwa Eric Soesanto Prayitno bukanlah pelaku yang sesungguhnya dalam kasus ini.” Ungkap Briyan.

Selain fakta-fakta tersebut, lanjut kedua advokat yang berkantor di Jl. Lidah Kulon 26, Surabaya itu, antara BAP dan dakwaan penuntut umum dinyatakan tidak sesuai.

“Tempat dan waktu kejadian berbeda, nama juga berbeda serta tempat tinggal terdakwa disebutkan pula berbeda. Berarti jelas, dakwaan JPU cacat formil dan ini sangat memaksakan kehendak hukum” Kata dia.

Bahwa dalam kasus ini yang semestinya duduk sebagai Terdakwa menurut Briyan adalah Erianto alias Erik. Mengingat keduanya merupakan orang yang menjadi Target Oeprasi (TO) pihak Polrestabes Surabaya

Untuk itu, tim dari LBH Tridaya Cakti kembali menegaskan. Dakwaan JPU yang mendakwakan Terdakwa (Eric Soesanto Priyatno, red) dengan menggunakan dakwaan Pasal 365 ayat (2) ke 1 dan ke 2 dan atau dakwaan kedua Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan secara berkelompok adalah pandangan subyektif Jaksa.

“Bagi kami ini sebuah penyesatan hukum, yang pada intinya Jaksa hanya berasumsi bukan pada fakta,”Imbuh Bryan.

Dikesempatan yang sama, JPU Agung usai sidang pada wartawan mengatakan. Bahwa untuk menyikapi eksepsi Kuasa Hukum Terdakwa, pihaknya telah menyiapkan beberapa saksi fakta dan saksi a charg atau saksi yang memberatkan [terdakwa].

“Usai putusan sela,saya sudah siapkan dua saksi, yakni saksi fakta dan saksi a charg,” kata Agung.

Eric Soesanto Prayitno disebutkan dalam eksepsi merupakanan korban salah tangkap atas tindakan Anggota Polrestabes Surabaya.

“Dalam kasus ini yang semestinya menjadi bidikan Polisi ialah Erianto alias Erik. Sebab, terindikasi melakukan pencurian dengan pemberatan disejumlah tempat.”imbuh Briyan.

Penangkapan pada Eric oleh Polisi dinilai tim pembela telah salah sasaran alias tidak sesuai dengan target operasi bahkan dikatakan-nya sebagai korban. Sebab, saat proses penangkapan itu berlangsung. Eric ditembak dibagian kaki sebelah kanan oleh petugas.@ [RB]


Berita Terkait

No comment for Eksepsi LBH Tri Daya Cakti Patahkan Dakwaan Kejari Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.