Menu Click to open Menus
Home » Daerah » AP3L Siap Segel Aset, Efran Heryadi; Selesaikan Secara Elegan. KABAR DAERAH, LUBUKLINGGAU,

AP3L Siap Segel Aset, Efran Heryadi; Selesaikan Secara Elegan. KABAR DAERAH, LUBUKLINGGAU,

(27 Views) Desember 3, 2018 6:26 pm | Published by | No comment

Penekanan permasalahan aset daerah kembali di ungkapkan Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe kepada perwakilan Bappeda Musi Rawas yang di undang menghadiri pembukaan Musrenbang RPJMD Kota Lubuklinggau tahun 2018 – 2023 di Gedung Kesenian Dayang Tore. Selasa (27/11).

Disampaikan kepada perwakilan Bappeda Mura, Walikota mengingatkan beberapa aset yang masih bermasalah dengan Pemkab Mura yang belum ada penyelesaiannya untuk segera dicarikan win-win solution.

“Tolong sampaikan jika tidak ada “win-win solution” atas masalah aset ini jangan salahkan Pemkot kalau bangunan tersebut kita pasang plang segel,” tegas Walikota.

Kembali disampaikannya, beberapa aset kota yang bermasalah dengan pihak swasta saja sudah dapat dituntaskan. Intinya tidak ada suatu permasalahan yang tidak bisa diselesaikan jika ada kemauan untuk menyelesaikannya, sindirnya.

Menurut Tose Ansori, Ketua Aliansi Pemuda Pengawal Pembangunan Lubuklinggau (AP3L) sangat mendukung penegasan persoalan aset yang disampaikan Walikota. Penyelesaian aset daerah merupakan janji politik yang sejalan dengan tujuan visi yang Walikota janjikan saat kampanye.

“Selaku ketua AP3L saya siap mendukung sepenuhnya atas kebijakan dan keputusan walikota masalah tindakan tegas aset ini”, cakapnya.

Lanjut, Dia sangat menyayangkan sikap Bupati Musi Rawas selaku kepala pemerintahan yang tidak kooperatif dengan keputusan-keputusan dan kesepakatan tentang daerah otonomi tertanggal 17 Oktober 200.

“Kami selaku pemuda AP3L akan melakukan penyegelan dan melaporkan kejadian ini ke KPK, bahwa apa yg telah di lakukan oleh Bupati saat ini salah dan menimbulkan kerugian negara yg cukup besar dan terkesan menghalang-halangi untuk memberikan atau menyerahkan aset yang ada ke Pemerintah kota Lubuklinggau”, tegasnya.

Sambung Tose, takut nya masalah aset ini nanti akan menimbulkan konflik yang cukup besar terhadap masyarakat kota Lubuklinggau dengan masyarakat Kabupaten Musi Rawas. Maka dari itulah saya meminta kepada Bupati Musi Rawas agar segera menyerahkan aset-aset bangunan perkantoran yang ada di kota Lubuklinggau agar segera di berikan secara baik-baik tentunya dengan solusi dan tidak menimbulkan konflik, harapnya.

Sementara itu Ketua PC GP ANSOR Kab. Musi Rawas Efran Heryadi mengatakan sebaiknya permasalahan aset ini diselesaikan secara elegan. Dalam UU No. 7 Tahun 2001 tentang Pembentukan Pemerintahan Kota Lubuk Linggau mengisyaratkan agar aset yang ada di Kota, diserahkan Kab. Musi Rawas ke daerah Otonom. Hanya saja kasus yang terjadi berbeda dengan, misalnya antara Kab. Musi Rawas dengan Kab. Muratara. Dalam konteks ini, Kab. Musi Rawas sebagai Pemerintahan induk yang harus pindah.

“Saya selaku tokoh pemuda Kab. Musi Rawas, berharap agar sengketa aset ini diselesaikan dengan elegan. Hal ini mengingat, seperti yang kita ketahui, bahwa Pemkab Musi Rawas membutuhkan dana yang tidak sedikit guna membangun gedung-gedung di Ibukota Kabupaten. Telah banyak sarana yang telah diserahkan oleh Pemkab. Musi Rawas kepada Kota Lubuk Linggau,” katanya.

Efran menyarankan adanya penyelesaian diantara kedua pihak. Dia juga mencontohkan, ada beberapa alternatif penyelesaian sengketa soal aset,

“Contoh, penyelesaian sengketa antara Kab. Tasik Malaya dengan Kota Tasik Malaya. Di mana kesepakatan yang terjadi adalah ada beberapa aset yang berada di wilayah Kota Tasik Malaya sebagai daerah pemekaran tetap menjadi milik Kab. Tasik Malaya sebagai wilayah induk. Adapun pihak yang menjadi fasilitaor adalah pihak pemprov dan Kemendagri”, contoh Efran.

Sebaiknya, kita melihat asas manfaat untuk kemaslahatan masyarakat luas. Apalagi objek yang disengketakan semisal gedung eks perkantoran Pemkab Musi Rawas telah ditempati UNMURA. Saya rasa mahasiswanya tidak hanya berasal dari Kab. Musi Rawas namun juga dari Kota Lubuk Linggau. Begitu juga dengan RSUD Sobirin, pasiennya tidak hanya dari Kab. Musi Rawas, tapi juga berasal dari Kota Lubuk Linggau, dan sekitarnya, tutp Efran. (Ledy)


This post was written by Andi Lady
About

Andiledy lahir581988lubuklinggausumsel

Categorised in:

No comment for AP3L Siap Segel Aset, Efran Heryadi; Selesaikan Secara Elegan. KABAR DAERAH, LUBUKLINGGAU,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.