Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Terbukti Menipu, Mantan Ketua Lakpesdam NU Dijatuhi Hukuman Satu Tahun

Terbukti Menipu, Mantan Ketua Lakpesdam NU Dijatuhi Hukuman Satu Tahun

(51 Views) Desember 3, 2018 12:20 pm | Published by | No comment

AWASNEWS.COM — Transaksikan tanah warisan dan mengaku Ahli Waris tunggal, mantan Ketua Lakpesdam NU Sidoarjo, Badrus Zaman divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim PN-Surabaya, Senin (3/12).

Majelis hakim menyatakan, perbuatan terdakwa terbukti bersalah dan memenuhi unsur pidana melakukan rangkain kebohongan dengan tipu muslihat sesuai pasal yang diancamkan, yakni pasal 378 KUHP tentang penipuan.

“Menjatuhkan pidana 1 tahun penjara dipotong masa tahanan selama terdakwa berada dalam tahanan,”baca amar putusan Ketua Majelis Hakim Isjuaedi, diruang Tirta satu PN-Surabaya senin (03/12/2018).

Hal yang memberatkan, kata Isjuaedi. Disebabkan terdakwa membujuk rayu korban dan mengaku sebagai ahli waris tunggal dari H. Abdurrahman.

Sedangkan hal yang meringankan. Terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan dan masih mempunyai tanggungan keluarga.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU M. Usman yang pada sidang sebelumnya menuntut Badrus dengan tuntutan 1,6 tahun penjara.

Atas putusan ini JPU Ratna menyatakan pikir-pikir.

“Pikir-pikir yang Muliah,”ucap Jaksa Ratna yang menggantikan M.Usman.

Terdakwa Badrus Zaman, dalam perkara ini telah mentransaksikan obyek tanah warisan SHM No. 284 dengan Ridwan Tantomo senilai Rp.1,2 Milyar, tanpa sepengetahuan ahli waris lain.

Saat mentransaksikan obyek tersebut, Terdakwa mengaku sebagai ahli waris tunggal dari H. Abdurrahman, pernyataan itu bahkan dilegalisasi oleh Notaris Christina Inawati, Jl. Gayung Sari I. No. 15 Surabaya.

Bahkan pernyataan itu juga ditandatangani oleh istri terdakwa Suhartini

Pada tanggal 19 Juli 2016, terdakwa dan Ridwan Tantomo lalu melakukan pengesahan transaksi dengan membuat akte Jual beli dikantor notaris Endah Larasati, di Pondok Sidokare Asri Blok AX nomer 12, Sidoarjo.

Setelah semua proses jual beli itu selesai, obyek SHM Nomer 284 itu ternyata masih dalam penguasaan H. Nasir. Yang juga merupakan salah seorang ahli waris dari H. Abdurrahman. Padahal terdakwa sudah diberi uang sebesar Rp. 300 juta oleh Ridwan, untuk biaya pengosongan.

Karena tidak bisa menguasai fisik dari tanah yang ia beli, Ridwan akhirnya melaporkan Badrus pada Polisi, hingga berlanjut ke Pengadilan.

Sementara itu, istri dari terdakwa Badrus Zaman, Suhartiningsih sempat menyatakan bahwa perkara yang membelit suaminya hingga masuk ranah hukum PN-Surabaya, disebutnya sebagai tindakan pendzoliman

Karena menurut Suhartini, perkara ini tentang hutang piutang dengan modus Perikatan Jual beli. Mereka dibebankan ke nota Rp. 1,250 Milyar.

Suhartningsih mengaku tidak menerima sepeserpun uang itu. Dia melampirkan print out Bank sebagai bukti. Karena menurut Suhartini, hal itu cuma modus rentenir semata.@ *


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Terbukti Menipu, Mantan Ketua Lakpesdam NU Dijatuhi Hukuman Satu Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.