Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Tiga Pihak Ini Berpotensi Melanggar Hukum

Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Tiga Pihak Ini Berpotensi Melanggar Hukum

(145 Views) Desember 21, 2018 1:38 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Insiden ambruknya Jl. Raya Gubeng pada Selasa malam (22/12), berpotensi terjadi pelanggaran hukum pidana. Pihak Kontraktor, pemberi izin maupun pemilik rumah sakit dapat dikenakan pasal 406 KUHP, tentang pengerusakan.

Pernyataan itu ditegaskan praktisi hukum universitas Airlangga Surabaya I Wayan Titip Sulaksana. Menurutnya, ada tiga pihak yang diaggapnya paling bertanggung jawab apabila hal itu murni merupakan kesalahan dari pengerjaan konstruksi proyek basement gedung baru RS. Siloam.

“Yang bertanggung jawab kalau itu kesalahan konstruksi, ialah pihak kontraktor, dua pemberi ijin Dan Yang ketiga adalah pemilik proyek [Rumah Sakit RS Siloam]” tegasnya saat dihubungi, Jumat (21/12).

Selain pelanggaran pidana, Wayan titip menilai, ambruknya jalan akibat pembangunan basement Gedung baru RS. Siloam itu juga berpotensi sebagai tindakan korup apabila hal menimbulkan kerugian negara.

“kalau ada kerugian negara, [atas] fasilitas negara bisa ke tindakan korupsi, itu Jalan raya kan fasilitas negara” kata dia

Ditegaskan Wayan titip. Perbuatan korup bukan hanya terkait uang. Namun, tindakan perusakan fasilitas negara menurutnya dapat digolongkan sebagai tindakan korup.

“Siapapun yang merusak fasilitas negara itu adalah tindakan korup, karena ada kerugian negara. Korupsi itu bukan cuma ngemplang duit saja, merusak fasilitas negara itu juga tindakan korup.” tandasnya.@ [Jn].


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Tiga Pihak Ini Berpotensi Melanggar Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.