Menu Click to open Menus
Home » Daerah » ” FGD Penyusunan Dokumen Nilai Tukar Petani 2018 “

” FGD Penyusunan Dokumen Nilai Tukar Petani 2018 “

(46 Views) Desember 22, 2018 8:57 am | Published by | No comment
Spread the love

 

Kabid Ekonomi dan SDA Alviantoro, S.STP. MH didampingi narasumber dari BPS Kabupaten Madiun membuka acara FGD NTP.

AWASNEWS.COM, Madiun – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun Mengadakan diskusi bersama atau Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan di Ruang Rapat Utama Bappeda Caruban dengan tema ” Penyusunan Dokumen Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Madiun Tahun 2018 pada, Kamis (20/12).

Hadir pada acara tersebut Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Bappeda Kabupaten Madiun, Alviantoro, S. STP, MH yang sekaligus membuka acara diskusi di dampingi narasumber dari Badan Pendataan Statistik (BPS) Kabupaten Madiun, Drs. Ec. Manu Atmojo (Kepala BPS), Drs. Budi Santoso, MM (Tenaga Ahli), dan para peserta diskusi perwakilan dari 15 Kecamatan se-Kabupaten Madiun, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Kominfo dan Bappeda sebanyak 40 orang.

Seperti yang disampaikan Kabid Ekonomi dan SDA Alvian,” dokumen NTP disusun bersama BPS yang tidak hanya sekedar dokumen atau sekedar data saja, akan tetapi kedepannya data ini bisa dinobatkan atau dikembangkan dan digunakan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Madiun,” katanya.

Karena NTP itu hanya sebagian pintu masuk, dan NTP ini ada beberapa variabel-variabel yang nantinya bisa dijelaskan oleh para narasumber. Kedepannya nanti akan kita dapatkan untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Madiun, Mandiri, Aman, Sejahtera dan Berakhlak. “Harapannya disini dibutuhkan sinergisitas dari seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Madiun untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Madiun,” pungkasnya.

Salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani di daerah, adalah indikator Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur bulan November-Desember Tahun 2018 ada sedikit kenaikan yaitu, 0,20 persen dari 108,02 menjadi 198,33.” Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani, naik sebesar 0,63 persen, sedangkan harga yang dibayar petani naik 0,34 persen,” kata Kepala BPS Kabupaten Madiun, Manu Atmojo.

Manu Atmojo menambahkan,” Sub sektor yang mengalami kenaikan NTP terbesar pada sektor tanaman pangan sebesar 1,58 persen dari 109,97 menjadi 111,65 diikuti sub sektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,16 persen dari 105,79 menjadi 105,96 dan sektor peternakan sebesar 0,04 persen dari 111,03 menjadi 111,08. Sedangkan yang mengalami penurunan NTP adalah sub sektor Holtikultura sebesar 1,47 persen dari 101,39 menjadi 99,90 untuk sub sektor perikanan penurunannya wajar,” pungkasnya. (Ben).


Categorised in:

No comment for ” FGD Penyusunan Dokumen Nilai Tukar Petani 2018 “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.