Menu Click to open Menus
Home » Nasional » Tarik Mundur TNI/Polri, Gubernur Papua Seakan Menjadi Jubir KKSB

Tarik Mundur TNI/Polri, Gubernur Papua Seakan Menjadi Jubir KKSB

(542 Views) Desember 22, 2018 9:55 am | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua DPRD Yunus Wonda meminta Pasukan TNI/Polri yang sedang menjalankan tugas memberangus Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) untuk mundur.

Statment melalui surat itu dinilai Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M Aidi seolah dia telah menjadi juru bicara KKSB, serta menyudutkan peran TNI/Polri dalam bertugas.

Untuk itu, Aidi menegaskan pihaknya tidak akan menarik pasukan dari Kabupatan Nduga, Papua. Sebab, pihaknya akan dikatakan telah melakukan pembiaran akan aksi separatis itu.

“Justru apabila TNI-Polri tidak hadir padahal nyata-nyata di tempat tersebut telah terjadi pelanggaran hukum berat, maka patut disebut TNI-Polri atau negara telah melakukan tindakan pembiaran,” tegas Aidi.

Kehadiran aparat TNI di Kabupaten Nduga Papua, Kata Aidi adalah untuk melindungi rakyat dari kekejaman kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB), bukan untuk membunuh rakyat.

Kolonel Aidi melihat surat tersebut menunjukkan bahwa Gubernur dan Ketua DPR Papua tidak memahami tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat.

“Kehadiran TNI-Polri di Nduga termasuk di daerah lain di seluruh wilayah NKRI adalah untuk mengemban tugas negara guna melindungi segenap rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia, kok Gubernur dan ketua DPR malah melarang kami bertugas?” Tandas-nya.@*

Sumber: Tribun medan


Berita Terkait

Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Tarik Mundur TNI/Polri, Gubernur Papua Seakan Menjadi Jubir KKSB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.