Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Pentolan Gengster Sakram SB Wilayah Probolinggo Ngaku Di BAP Instan

Pentolan Gengster Sakram SB Wilayah Probolinggo Ngaku Di BAP Instan

(74 Views) Desember 27, 2018 8:13 pm | Published by | No comment
Spread the love

AWASNEWS.COM — Salah satu pentolan Gengster Sakram SB, Dwi Wahyu Witjaksono (36). Menyatakan di BAP secara instan oleh pihak penyidik kepolisian Polda Jatim.

Pria asal Probolinggo, Jatim itu mengaku hanya disuruh menandatangani BAP oleh penyidik tanpa terlebih dahulu membaca isinya.

Pernyataan itu ia lontarkan Dwi sewaktu menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas kasus pemerasan disertai pengancaman.

“Saya tidak pernah membaca BAP, tinggal tanda tangan saja”Kata Dwi, menjawab pertanyaan Penuntut Umum Putu Sudarsana, Kamis (27/12).

Lebih lanjut Dwi mengaku tidak bersalah dalam kasus ini, dia bahkan menyatakan tidak mengerti kasus yang menimpa dirinya hingga harus berurusan dengan para penegak hukum.

“Apa yang harus saya akui, perbuatan yang mana. Saya tidak bersalah, saya tidak tau perbuatan yang mana sampai saya disini [disidang]” kata dia.

Dijelaskan Dwi, bahwa sewaktu dia menandatangani BAP. Pihak penyidik mengatakan bahwa kasusnya ini bukanlah kasus tindak pidana pemerasan atau perampasan, melainkan kasus menerima gaji ilegal.

“Kasus anda itu bukan pemerasan atau perampasan, tapi menerima gaji ilegal” ujar Dwi menirukan ucapan penyidik.

Dwi Wahyu Witjaksono dalam kasus ini merupakan salah satu pentolan kelompok Sakram SB pimpinan Sungkono dan juga Nur Sarip alias Sarip (DPO).

Kelompok ini telah melakukan pemerasan disertai ancaman pada salah satu pemilik perusahaan ekspedisi PT. Indah Logistik.

Modus mereka dalam melancarkan aksinya adalah dengan cara menawarkan jasa kemanan seperti halnya kelompok Gajah Oling yang pernah dibubarkan oleh Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Susno Duaji.

Setiap perusahaan ekspedisi yang telah dibackup oleh kelompok ini akan diberikan stiker warna biru bertuliskan Sakram SB.

Stiker tersebut merupakan kode agar sewaktu diperjalanan, truk milik perusahaan atau ekspedisi tidak diganggu oleh kelompok lain maupun dari internal Kelompok Sakram di lain daerah.

Dwi ditangkap oleh Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, pada Mei 2018, bersama empat terdakwa lain yakni, Imam Safi’i (41), Sadir alias Bejo (56), Hariyono alias Kopral (47)dan Bambang Suherman (47).

Komplotan ini merampas STNK dan juga buku KIR truk milik PT. Indah Logistik dari tangan sopir sewaktu di Tuban, Jawa Timur.

Kelompok itu lalu meminta imbalan Rp. 7 juta rupiah pada PT. Indah Logistik yang harus dibayarkan per 6 bulan sekali sebagai upeti untuk jasa kemanan agar tidak diganggu oleh geng Sakram maupun Kelompok gengster lain.@ [tm]


Berita Terkait

Tags: ,
Categorised in:

No comment for Pentolan Gengster Sakram SB Wilayah Probolinggo Ngaku Di BAP Instan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.