Menu Click to open Menus
Home » Opini » Bagaimana NAsib Pesapon Banyuwangi , bisakah menghidupi keluarga .

Bagaimana NAsib Pesapon Banyuwangi , bisakah menghidupi keluarga .

(166 Views) Januari 19, 2019 5:13 am | Published by | No comment
Spread the love

 

Banyuwangi awasnews.com Dengan  adanya surat edaran pemerintah kabupaten  Banyuwangi no 800/2698/429.204/2018 tentang “Evaluasi Tenaga Harian Lepas”. Menurut pemerintah kabupaten  Banyuwangi  tenaga harian lepas(THL)  dini lain membebankan anggaran pendapatan belanja daerah(APBD). Pemerintah daerah mengeluaran anggarang hingga mencapai 50 millard lebih pertahun.

Dengan adanya surat edaran dari pemerintah kabupaten Banyuwangi maka THL dan pesapon harus mengikuti seleksi (Tes). Mereka yang tetap bekerja yang lulus tes. Jumlah pesapon di kab Banyuwangi 496 orang tersebar di wilayah kab Banyuwangi kata dra. Husnul Chotimah.Msi. kepala dinas lungkungan hidup saat di konfirmasi jumat 18/01/2018.

Lanjut Khusnul   tDengan Banyuwangi begitu luas, “saya kepingin tenaga pesapon tidak di kurangi”. Tetapi Bupati Banyuwangi menghendaki lain, pesapon harus di kurangi. Pesapon di Banyuwangi setiap bulan di gaji Rp 1.000.000,-  lanjutnya.

Di lain pihak Menurut pemerhati kabupaten Banyuwangi M Yunus mengatakan” Dalam pengambilan kebijakan pemerintah kab Banyuwangi tidak dipikir secara matang. Mengatas namakan Efisiensi THL untuk memangkas anggaran.

Hal ini bertolak belakang dengan progam pengentasan pengangguran. “Apakah ini sudah di kaji terlebih dahulu oleh pemerintah Banyuwangi” katanya.

M yunus melanjutkan, pemerintah kabupaten harus berpikir bijak. Sedangkan Festival di perbanyak, perjalanan dinas tidak dikurangi. Manfaat festival untuk masyarakat Banyuwangi apa..?.

Adakah Tolak ukur memperbayak Banyuwangi festival. Juga perjalanan dinas sampai keluar negeri, di lakukan berulangkali. Apakah ini ajang untuk menmanfaatkan anggaran. Perjalan dinas sampai keluar negeri hasilnya apa. Dalam perjalan dinas seharusnya hasil bisa di rasakan masyarakat.

Bupati Banyuwangi harus berfikir bijak, bukan mengurangi THL yang sudah kerja tahunan. Mengapa bupati tidak menyorot perjalanan dinas, biaya konsoltasi dan Banyuwangi Festival. Anggaran Banyuwangi banyak terkuras disanaTambahnya dengan nada emosi. Ungkanya.

(Amin)


Categorised in:

No comment for Bagaimana NAsib Pesapon Banyuwangi , bisakah menghidupi keluarga .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.